Berita Purbalingga
Bupati Purbalingga Ingin Koperasi yang Ada Mencontoh KPRI Guyub Rukun, Ini Keunggulannya
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi mengapresiasi perkembangan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Guyub Rukun Karangmoncol.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
Dari catatan koperasi, keanggotaan koperasi Guyub Rukun saat ini mencapai 206 anggota.
KPRI Guyub Rukun berbadan hukum sejak tahun 1995 dengan jenis usaha simpan pinjam dan toko sederhana.
Usaha simpan pinjam, mampu memberikan layanan kepada anggota hingga Rp 150 juta.
Tahun 2017, koperasi Guyub Rukun melakukan revolusi, utamanya pengelolaan dan pelayanan toko.
Dari toko sederhana yang sempit menjadi toko modern agar anggota maupun masyarakat umum merasa nyaman ketika berbelanja di GR Mart.
"GR Mart merupakan hasil pengembangan toko sederhana yang saat ini menempati gedung baru berukuran 7x11 meter dan berlantai dua," tuturnya.
Dijelaskan Siswadi, pengembangan usaha baru berupa Pertashop dipilih karena usaha ini dinilai sangat menjanjikan.
Karena membutuhkan sedikit tenaga kerja namun analisis usahanya cukup bagus.
Untuk usaha Pertashop ini, koperasi Guyub Rukun menanamkan modal sekitar Rp 400 juta dengan menyewa lahan milik perorangan selama 10 tahun.
"Kami akan lihat perkembangan usaha Pertashop ini. Jika usaha Pertashop ini sudah jalan stabil, kami akan cari peluang usaha lain. Kami tidak menggebu-gebu untuk pengembangan usaha namun harus ada analisa terlebih dahulu," paparnya. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bupati-purbalingga-dyah-hayuning-pratiwi-buka-pertashop-sabtu-562021.jpg)