Breaking News:

Penanganan Corona

Polda Jateng Kerahkan 8 Water Cannon, Siap Semprotkan Disinfektan di Seluruh Sudut Kudus

Sedikitnya, delapan water cannon dikerahkan untuk menyemprotkan disinfektan di Kabupaten Kudus.

TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Polda Jateng mengerahkan delapan mobil water cannon untuk menyemprotkan disinfektan di wilayah Kabupaten Kudus, Jumat (4/6/2021). Penyemprotan disinfektan ini merupakan bagian dari upaya penanggulangan kasus Covid-19 yang melonjak di wilayah tersebut. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Sedikitnya, delapan water cannon dikerahkan untuk menyemprotkan disinfektan di Kabupaten Kudus.

Hal itu disampaikan Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi‎, saat menggelar apel bersama TNI-Polri dan Satgas Covid-19 Kudus, di Simpang Tujuh, Jumat (4/6/2021).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Panglima Kodam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, bersama Bupati Kudus HM Hartopo, dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kudus.

"Kami siapkan delapan water cannon, kami akan banjiri Kudus dengan disinfektan," ujar dia.

Baca juga: Punya Misi Khusus, 450 Prajurit TNI Sambangi Desa-desa di Kudus hingga 14 Juni

Baca juga: Ketua Satgas Penanganan Covid-19: Kami Kirim 48 Relawan Nakes Berikut Kebutuhan Lainnya ke Kudus

Baca juga: 189 Nakes di Kudus Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal Dunia

Baca juga: 42 Desa Zona Merah di Kudus Bakal Di-lockdown, Bupati: Wisata Tutup, Tamu Wajib Bawa Surat Negatif

Water canon itu, rencananya akan disiagakan untuk mencegah terjadinya penularan virus Covid-19.

Pihaknya juga akan melakukan evaluasi‎ setiap tiga hari sekali hingga kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus menurun.

Termasuk, menyiagakan anggotanya untuk mengatasi pemulasaraan dan pemakaman jenazah terkonfirmasi positif Covid-19.

"Kami sudah menugaskan tim untuk membantu pemulasaraan jenazah. Jangan sampai kita dianggap tidak mampu menangani jenazah," ujarnya.

Pihaknya juga berpesan agar petugas di lapangan memahami panel data dalam pelaksanaan PPKM mikro.

Seluruh warga yang terkonfirmasi positif dan melakukan isolasi mandiri, ‎harus diketahui alamat rumah dan kepastian melakukan isolasi mandiri sejak kapan.

Baca juga: Kios Judi Togel Menjamur di Candisari Kota Semarang, Satpol PP Turun Tangan

Baca juga: Cuaca Purbalingga Hari Ini, Jumat 4 Juni 2021: Siang Diperkirakan Berawan dan Malam Hujan

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini, Jumat 4 Juni 2021: Mendung Siang Hari hingga Hujan pada Malam

‎Sehingga, tidak ada pasien yang terkonfirmasi positif itu justru keluyuran ke luar rumah hingga menularkan virus ke warga lain.

"Satgas harus mengontrol rumah itu, tidak ada yang keluyuran. Kalau perlu, diberi beras dan mi instan," ujarnya. (Raka F Pujangga)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved