Penanganan Corona

Pemkab Cilacap Belum Terapkan WFH ASN, Ini Alasan Sekda Farid Maruf

Pemkab Cilacap menyatakan belum akan menerapkan kebijakan WFH bagi ASN untuk mencegah penyebaran Covid-19 B1617.2 atau varian India.

Editor: deni setiawan
PEMKAB CILACAP
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama unsur Forkompinda saat konferensi pers terkait 13 ABK asal Filipina yang dirawat di Cilacap terkonfirmasi positif Covid-19 varian India B.1617.2, Sabtu (22/5/2021) di Pendopo Kabupaten. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Sebelumnya, Pemkab Banyumas menyerukan akan menerapkan sistem work from home (WFH) bagi para ASN asal Kabupaten Cilacap.

Kebijakan tersebut pun diharapkan dapat pula diterapkan di Lingkungan Pemkab Cilacap terhadap ASN asal Banyumas.

Namun saat dikonfirmasi, Pemkab Cilacap menyatakan belum akan menerapkan kebijakan WFH bagi ASN untuk mencegah penyebaran Covid-19 B1617.2 atau varian India.

Baca juga: Kami Tidak Melarang Warga Cilacap Masuk Banyumas, Kapolresta: Hanya Memfilter di Wilayah Perbatasan

Baca juga: Tak Ingin Virus Covid-19 Varian India Masuk, Pemkab Banyumas Minta ASN Berdomisili di Cilacap WFH

Baca juga: Varian Baru Covid-19 Disebut Tidak Main-main, Gubernur Jateng Contohkan Kasus di Cilacap

Baca juga: Lima ABK Asal Filipina Dinyatakan Sembuh, Direktur RSUD Cilacap: Hasil Dua Kali Tes PCR

"Itu kebijakan Bupati Banyumas, kalau kami belum (terapkan WFH)," kata Sekda Kabupaten Cilacap, Farid Maruf seperti dilansir dari Kompas.com, Selasa (25/5/2021).

Farid meminta masyarakat tetap tenang atas temuan Covid-19 varian India di Cilacap yang terdeksi masuk dari anak buah kapal (ABK) asal Filipina.

"Itu kan di berita gempar, padahal tidak segempar itu," ujar Farid.

Menurutnya, Pemkab Cilacap telah melakukan tracing secara menyeluruh terhadap tenaga kesehatan, keluarga, dan tetangga tenaga kesehatan hingga pekerja bongkar muat pelabuhan.

"Kemarin nakes ditracing lagi, hasilnya negatif."

"Keluarga nakes dan lingkungan satu RT juga, Insya Allah tidak seheboh itu," kata Farid.

Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, menurut Farid, yang paling penting adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau protokol kesehatan bagus, Insya Allah terhindari dari Covid-19," ujar Farid.

Diberitakan, ASN Pemkab Banyumas yang berdomisili di wilayah Cilacap diminta WFH untuk sementara waktu.

Sebaliknya, ASN Pemkab Cilacap yang berdomisili di Banyumas juga diarahkan untuk WFH.

Namun untuk keputusannya menunggu koordinasi dengan Sekda Kabupaten Cilacap. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Temuan Covid-19 Varian India, Pemkab Cilacap Belum Mau Terapkan WFH"

Baca juga: Innalillahi Wa Innalillahi Rojiun, Pengasuh Ponpes Al Hikmah 1 Brebes KH Shodiq Suhaimi Tutup Usia

Baca juga: Jalan Lingkar Brebes-Tegal Telah Selesai, Dibangun di Atas Struktur Rawa, Panjangnya 17,4 Kilometer

Baca juga: Silakan Disimak, Berikut Rincian Formasi CPNS dan PPPK Kota Tegal Tahun Ini

Baca juga: Perayaan Waisak di Kota Tegal: Hanya 30 Orang yang Ikuti Peribadatan di Metta Vihara

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved