Breaking News:

Haji dan Umrah

Beredar Kabar Arab Saudi Batasi Jemaah Haji dari Luar Negeri, Kemenag: Belum Ada Pemberitahuan Resmi

Kemenag mengaku belum menerima informasi resmi terkait pelaksanaan ibadah haji 1442 Hijriah/2021 Masehi bagi jemaah luar Arab Saudi.

AP/STR
Ratusan jemaah Muslim mengelilingi Kabah, bangunan berbentuk kubus di Masjid Al Haram, sembari menerapkan jaga jarak sosial untuk melindungi diri dari virus corona, di kota suci Muslim di Mekkah, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli, 2020. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mengaku belum menerima informasi resmi terkait pelaksanaan ibadah haji 1442 Hijriah/2021 Masehi bagi jemaah luar Arab Saudi.

Pernyataan ini sekaligus menjawab informasi yang beredar di media sosial terkait kebijakan pemerintah Arab Saudi yang membatasi jemaah dari luar negara tersebut untuk beribadah haji.

"Sampai saat ini, kami belum menerima pemberitahuan secara resmi tentang dibukanya pemberangkatan bagi jemaah di luar Saudi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ibadah Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi, dilansir dari laman resmi Kemenag, Senin (24/5/2021).

Baca juga: Ditarget Rampung Sebelum Lebaran, Vaksinasi Calon Jemaah Haji dan Guru di Karanganyar

Baca juga: 1.146 Calon Jemaah Haji Banyumas Terdata Terima Vaksinasi Covid, Diprioritaskan untuk Lansia

Baca juga: Calon Jemaah Haji di Blora Mulai Disuntik Vaksin, Kemenag: Syarat Utama Menuju Tanah Suci

Baca juga: Bukhori Yusuf Harapkan Ada Program Vaksinasi Gratis Bagi Calon Jemaah Haji

Khoirizi mengatakan, Indonesia akan sangat bersyukur jika pemerintah Arab Saudi benar-benar memperbolehkan jemaah luar negeri melakukan ibadah haji meski secara terbatas.

Ia pun memastikan, Kemenag akan terus berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia di Arab Saudi untuk mendapatkan perkembangan informasi resmi terkait penyelenggaraan haji 2021.

"Info resmi ini penting sebagai rujukan pemerintah dalam mengambil kebijakan serta persiapan dan mitigasi penyelenggaraan haji tahun ini," ujarnya.

Khoirizi menambahkan, Kemenag juga sudah berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) Indonesia dan Kementerian Kesehatan untuk membahas masalah vaksin Covid-19 Sinovac yang digunakan jemaah Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Kemenag juga sudah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Luar Negeri.

"Para pihak dalam rapat koordinasi tersebut mengonfirmasi bahwa belum ada informasi resmi apapun dari Saudi terkait penyelenggaraan ibadah haji, termasuk soal vaksin, penerbangan, dan lainnya," ucap dia.

Baca juga: Tanggapi Pernyataan Bambang Pacul Soal Ambisi Nyapres, Ganjar: Saya Bermedsos Sejak di DPR Kok

Baca juga: Menangi Laga Terakhir di Pekan 38 Liga Italia, AC Milan dan Juventus Lolos ke Liga Champions

Baca juga: Pembunuh Remaja di Kaliwungu Kudus Ternyata Sang Ayah, Tega Setubuhi Anak karena Tak Dilayani Istri

Baca juga: Tak Diundang Acara PDIP Jateng bareng Puan, Ganjar Sowan Megawati. Serahkan Lukisan Tema Kebinekaan

Pemerintah Indonesia, selama ini, sudah melakukan berbagai persiapan untuk menyelenggarakan ibadah haji di masa pandemi Covid-19.

Bahkan, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sudah membuat Tim Manajemen Krisis Penyelenggaraan Ibadah Haji pada akhir Desember 2020. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kemenag: Belum Ada Pemberitahuan Resmi soal Pemberangkatan Haji Jemaah Luar Saudi".

Berita Populer
Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved