Sabtu, 16 Mei 2026

Lebaran 2021

Masjid Agung Baitunnur Pati Perketat Prokes saat Salat Idulfitri, Imam dan Katib Wajib Bermasker

Salat Idulfitri di Masjid Agung Baitunnur Pati, Kamis (13/5/2021), akan digelar menerapkan protokol kesehatan ketat.

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
ILUSTRASI - Jemaah mengikuti salat Iduladha di Masjid Agung Baitunnur Pati, Jumat (31/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Salat Idulfitri di Masjid Agung Baitunnur Pati, Kamis (13/5/2021), akan digelar menerapkan protokol kesehatan ketat. Dalam salat yang berlangsung pukul 06.30 WIB itu, panitia membatasi khotbah maksimal 15 menit.

KH Nur Faqih Fanani akan bertindak sebagai imam salat. Sementara, KH Abdul Hamid menjadi khatibnya.

Kemudian, baik imam maupun khatib, diminta tidak melepas masker saat menjalankan tugasnya.

Ketentuan ini merupakan bagian dari prokes. Hal ini dirasa penting karena Masjid Agung Baitunnur dianggap representasi dan percontohan dari masjid-masjid yang ada di Pati.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Takmir Masjid Agung Baitunnur Pati KH Arwani kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (11/5/2021).

"Sesuai arahan bupati, kami diizinkan menyelenggarakan salat Idulfitri dengan syarat prokes ketat," ujar dia.

Baca juga: Perum RSS Sidokerto Pati Masih Dilockdown! Kebutuhan Warga Disuplay Pemerintah

Baca juga: Dari Imam Menular ke Jemaah Salat Tarawih, Puluhan Warga Perum RSS Sidokerto Pati Positif Covid-19

Baca juga: Razia Tempat Hiburan Malam, Polres Pati Temukan Dua Pemandu Karaoke di Bawah Umur

Baca juga: Kedua Kalinya Oknum Kades Kepergok Ngeroom di Juwana Pati, Langgar Aturan PPKM Selama Ramadan

Teknis penerapan prokes ini, diakuinya telah dipersiapkan pihak takmir secara matang.

Hal ini penting, mengingat akhir-akhir ini muncul beberapa klaster baru penularan Covid-19 di Pati.

Arwani menuturkan, jemaah yang berada di area dalam masjid hanya diperbolehkan sebanyak 50 persen dari kapasitas normal.

Itu pun, ruangan dengan ventilasi kurang memadai tidak akan digunakan. Artinya, kemungkinan besar jemaah akan meluber ke halaman dan jalan raya depan masjid.

"Dalam hal ini, kami sudah berkoordinasi dengan Polsek, Koramil, Satpol PP, dan Banser. Nanti, kami akan bersinergi mengatur jarak saf, baik di dalam maupun di luar masjid. Sehingga, jemaah tidak berjubel," jelas dia.

"Untuk masuk ke masjid, kami buka tiga akses. Mulai dari depan, dekat pintu satpam akan kami buka. Kemudian, pintu utama hanya kami buka dua. Ada tempat cuci tangan dan thermogun. Di masing-masing pintu ada tenaga keamanan," tambah dia.

Saat masuk masjid, jemaah akan diberi kantung plastik untuk menyimpan alas kaki.

Baca juga: Warga Temukan Mayat Tenggelam di Sungai Kalianget Kebumen, Berawal dari Curiga Ada Motor Terparkir

Baca juga: Jemaah Salat Tarawih Berlarian, Truk Tabrak Musala di Wanadri Banjarnegara. 3 Warga Dilarikan ke RS

Baca juga: Resep Kari Ayam Kampung, Sajian Spesial saat Lebaran

Baca juga: Gapura Selamat Datang di Tegal Kota Bahari Jadi Lokasi Foto Favorit Pemudik, Beri Rasa Lega

Kemudian, seusai salat, seluruh pintu akan dibuka agar jemaah tidak berjubel saat keluar.

Arwani menuturkan, di seluruh ruas jalan menuju masjid juga akan disiagakan personel yang melakukan screening awal.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved