Penanganan Corona
Di Pemalang, Setiap Puskesmas Dapat 7 Ribu Alat Swab Antigen, Berikut Sasaran Penerimanya
Dijelaskan Kepala Dinkes Kabupaten Pemalang, Sholahudin, total bantuan alat swab antigen untuk setiap Puskesmas mencapai 7 ribu.
Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Setiap kecamatan di Kabupaten Pemalang mendapat bantun ribuan alat swab antigen dari Pemerintah Pusat.
Ribuan alat swab antigen itu dikhususkan untuk masyarakat umum dan pemudik secara gratis.
Dijelaskan Kepala Dinkes Kabupaten Pemalang, Sholahudin, total bantuan alat swab antigen untuk setiap Puskesmas mencapai 7 ribu.
Baca juga: Kisah Ibu 13 Anak di Pemalang, Berjualan Es Cendol Penuhi Kebutuhan, Suami Meninggal Setahun Lalu
Baca juga: Tiga Objek Wisata Ini Bakal Ditutup Selama Libur Lebaran, Begini Alasan Bupati Pemalang
Baca juga: Suroso Sebut Ada Enam Terminal Siluman di Pemalang, Berikut Data Rincinya
Baca juga: Siap-siap Ditilang, Travel Gelap yang Terjaring di Pemalang saat Larangan Mudik Lebaran Berlangsung
"Selain untuk masyarakat di sekitar Puskesmas, ribuan alat swab antigen juga dialokasikan untuk pos pengamanan Covid-19," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/5/2021).
Dilanjutkannya, untuk Puskesmas yang memiliki layanan rawat inap juga diberikan kuota tambahan alat swab antigen.
"Seperti di Puskesmas Randudongkal dan Puskesmas Watukumpul mendapat 8 ribu alat swab antigen," ujarnya.
Menurutya, tak hanya Puskesmas yang mendapat bantuan alat swab antigen, namun Polres Pemalang juga mandapatkan alokasi alat swab antigen.
"Untuk Polres Pemalang juga dapat, dan sudah didistribusikan guna mendukung Operasi Ketupat Candi di tengah pemberlakuan larangan mudik," paparnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Randudongkal, Mustofa menuturkan, bantuan tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat umum.
"Tidak hanya untuk pemudik, namun bisa juga untuk ibu hamil, keluarga yang melakukan kontak dengan orang positif Covid-19."
"Termasuk pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit," jelasnya.
Dia menambahkan, lalu bagi pelaku perjalanan, instansi pendidikan yang menggelar pembelajaran tatap muka, serta pemudik bisa memanfaatkan adanya bantuan itu.
"Dengan adanya bantuan, masyarakat bisa mengikuti tes swab antigen secara gratis."
"Ini untuk memeriksa terindikasi Covid-19 atau tidak, terutama di tengah larangan mudik," tambahnya. (Budi Susanto)
Baca juga: BUMN Peduli di Banjarnegara, Bantu 1.870 Paket Sembako Kepada Warga Terdampak Pandemi
Baca juga: Ajak Warga Jaga Prokes, Bupati Banjarnegara Bagi Susu dan Masker di Turnamen Voli di Desa Merden
Baca juga: 5 Pemuda di Wonosobo Ditangkap Polisi, Jual dan Simpan Bahan Pembuat Petasan
Baca juga: Pengusaha Carica di Dieng Wonosobo Kembali Harus Gigit Jari Tahun Ini, Imbas Larangan Mudik Katanya