Breaking News:

Berita Kudus

Lihat Pengunjung Membeludak lantaran Tak Dibatasi, Bupati Kudus Ancam Tutup Ramayana

Sejumlah pusat perbelanjaan di Kudus mulai ramai pengunjung, menjelang Hari Raya Idulfitri.

TRIBUNBANYUMAS/MUHAMMAD YUNAN SETIAWAN
Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat memberi keterangan kepada awak medua, Selasa (23/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Sejumlah pusat perbelanjaan di Kudus mulai ramai pengunjung, menjelang Hari Raya Idulfitri.

Bupati Kudus HM Hartopo bahkan diam-diam melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Ramayana Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (2/5/2021) malam.

Hartopo yang melihat kerumunan itu kemudian meminta para pengunjung keluar dari toko.

"Semalam, saya sudah minta pengunjung keluar sebelum Ramayana tutup jam 9 malam," ujar dia, usai Rapat Koordinasi Pengarahan Antisipasi Mudik Hari Raya Idulfitri, di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kudus, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Geram Lihat Ribuan Warga Berkerumun di Alun-alun saat Malam, Bupati Kudus Ancam Siapkan Water Cannon

Baca juga: Tak Ingin Singup, Bupati Kudus Minta Kawasan Makam Ditata Mirip Taman

Baca juga: Hindari Larangan Mudik, 9000 Santri di Kudus Pulang Kampung Lebih Awal

Baca juga: 733 Perusahaan di Kudus Belum Konfirmasi Sanggup Bayar THR, Ini Langkah Pemkab

Seharusnya, kata dia, pusat perbelanjaan memberikan batasan pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas.

Sehingga, tidak menciptakan kerumunan di dalam mal. Pengunjung harus antre untuk masuk ke dalam.

"Harusnya, kalau sudah 50 persen, distop, ada satgas di luar yang mengatur di depan pintu masuk jadi tidak ada kerumunan," ujarnya.

Dia mengimbau seluruh pusat perbelanjaan mematuhi aturan membatasi jumlah pengunjung.

Jika tidak mengikuti aturan, Hartopo mengancam akan menutup pusat perbelanjaan tersebut.

"Kalau ‎tidak ikut aturan, saya akan tutup pusat perbelanjaan. Ini saya beri peringatan, rencana saya akan sidak lagi," kata dia.

Menurutnya, aturan itu tidak hanya berlaku untuk pusat perbelanjaan modern tetapi juga pasar tradisional.

"Pasar Kliwon dan pasar-pasar tradisional jangan sampai ada kerumunan," kata Hartopo.

Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti‎ menyampaikan, bakal melakukan sidak bersama Satgas Pangan pada H-7 Lebaran.

Baca juga: Kehilangan Tiga Bek Sekaligus, PSIS Semarang Tak Buru-buru Cari Pengganti. Ini Alasannya

Baca juga: Pemkab Banyumas Siapkan GOR Satria Purwokerto sebagai Lokasi Karantina Pemudik, Dibuka 6-17 Mei

Baca juga: Isu Bagi-bagi Mahar Politik Jelang Musda Partai Golkar Purbalingga, Arahkan ke Satu Calon Ketua

Baca juga: Penyekatan Tiga Titik Perbatasan di Kabupaten Tegal Ini Diperketat, Ini Lokasinya

Pihaknya berupaya mencegah terjadinya kerumunan dan menjamin tidak ada barang kebutuhan pokok kedaluwarsa yang dijual.

"H-7 kami akan mulai melakukan sidak," ujarnya. (Raka F Pujangga)

Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved