Breaking News:

Berita Ekonomi Bisnis

Okupansi Hotel Masih Lesu di Blora, PHRI: Sudah Setahun Terakhir Ini

Tercatat pandemi sudah berlangsung setahun lebih, namun sampai saat ini belum ada titik terang pada bisnis perhotelan di Cepu, Kabupaten Blora.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: deni setiawan
ISTIMEWA
ILUSTRASI kamar hotel di wilayah Cepu Kabupaten Blora. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Cepu, Kabupaten Blora, Alam Iswahyudi mengatakan, sampai saat ini okupansi hotel di wilayahnya masih belum membaik.

Tercatat pandemi sudah berlangsung setahun lebih, namun sampai saat ini belum ada titik terang pada bisnis perhotelan di Cepu, Kabupaten Blora.

Baca juga: Seleksi CPNS dan PPPK Belum Jelas di Blora, Sampai Sekarang Masih Menunggu Kabar Pusat

Baca juga: Bupati Blora Minta Seleksi Perangkat Desa Dihentikan Dahulu: Mau Dievaluasi, Masih Banyak Masalah

Baca juga: Bupati Minta Tempat Hiburan Malam di Blora Tutup selama Ramadan, Jam Operasional Mal Dibatasi

Baca juga: Impian Bupati Arief Rohman Bangkitkan Ekonomi Warga, Ingin Hadirkan Paket Oleh-oleh Khas Blora

"Masih lemah okupansinya."

"Kalau tamunya dari luar kota semua, dari Jakarta, Pertamina, Exxon."

"Kalau tidak ada ya kami WIG (Walk-in Guest) melayani tamu yang notabene tidak ada reservasi," ujar Alam kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (14/4/2021).

Alam melanjutkan, sejauh ini even yang digelar di hotel juga masih terbilang sangat sepi.

Di hotelnya, Ammi Cepu, even baru ada pada Juni 2021.

"Sejauh ini kelonggaran belum bisa membangkitkan sektor perhotelan."

"Nanti ada penutupan (larangan mudik), tapi ya tidak tahu bagaimana nanti," ujar dia.

Meski sektor perhotelan masih terbilang lesu, Alam berucap, untuk tunjangan hari raya (THR) bagi karyawan hotel akan tetap dibayarkan.

"Biasanya kami berikan (THR)."

"Kalau tidak ada revenue, karyawan kami tetap diutamakan."

"Untuk level manajerial dan supervisor itu biasanya (THR) kami cicil," kata dia.

Untuk memaksimalkan pendapatan, katanya, sejumlah hotel membuka promo saat Ramadan. (Rifqi Gozali)

Baca juga: Harga Daging Ayam Kini Mencapai Rp 40 Ribu per Kilogram, Misal di Pasar Nglano Karanganyar

Baca juga: Begini Mekanisme Pemberian THR di Kabupaten Karanganyar, Diberikan Penuh Tanpa Dicicil

Baca juga: Rumah Warga Prembun Kebumen Nyaris Ludes Dilalap Api, Berawal dari Bakar Sampah Malam Hari

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Pembacokan dan Pembunuhan di Kebumen, Kedua Tersangka Peragakan 27 Adegan

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved