Breaking News:

Berita Pemalang

Orangtua Murid di Pemalang Protes, Pembelajaran Tatap Muka Batal padahal Objek Wisata Boleh Buka

Keputusan Pemkab Pemalang membatalkan rencana uji coba pembelajaran tatap muka di beberapa sekolah, dipertanyakan orangtua murid.

Penulis: budi susanto | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Ilustrasi. Siswa SD Negeri 02 Cawet Pemalang mengikuti pembelajaran tatap muka sebelum pandemi Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang membatalkan rencana uji coba pembelajaran tatap muka di beberapa sekolah, dipertanyakan orangtua murid.

Mereka pun membandingkan kegiatan pariwisata dan pusat perbelanjaan yang diperbolehkan tetap buka.

Sebelumnya, pemkab berencana menggelar uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah yang ada di Kecamatan Pemalang, Kecamatan Taman, dan Kecamatan Ulujami.

Namun, tiga kecamatan itu masuk zona oranye kasus Covid-19 sehingga akhirnya rencana itu dibatalkan pekan lalu.

Baca juga: Dua Bocah Desa Surajaya Pemalang Ditemukan, Meninggal Berada di Bekas Galian C, Kondisinya Meninggal

Baca juga: Cerita Nenek Iroh Soal Anak Jalanan di Pemalang: Mereka Lebih Bermartabat Ketimbang Pejabat

Baca juga: Dilarang Kenakan Baju Hijau Muda di Kompleks Candi Batur Pemalang, Kades Bulakan Beberkan Mitosnya

Terkait kondisi ini, beberapa orang tua murid di Pemalang berharap, pembelajaran tatap muka segera dibuka.

"Obyek wisata ramai, pusat perbelanjaan ramai, tapi sekolah tidak boleh dibuka. Heran saya dengan kebijakan pemerintah," ucap seorang wali murid SMP, Ani Mundiarti, warga Kecamatan Pemalang, Jumat (26/3/2021).

Dilanjutkannya, para pelajar terlalu lama belajar di rumah dengan mengikuti sistem pembelajaran online.

"Pelajar juga butuh berinteraksi, sistem pembelajaran online juga tak bisa mengakomodasi semua ilmu yang seharusnya diperoleh lewat pembelajaran tatap muka," jelasnya.

Ani pun sangat berharap, pemerintah bisa kembali membuka pembelajaran tatap muka meski dengan pengawasan ketat.

"Kami mohon agar pembelajaran tatap muka dibuka kembali, anak-anak sudah bosan di rumah," ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kabupaten Pemalang Mualip, mengatakan, pembelajaran tatap muka akan digelar kembali April mendatang.

Baca juga: Lima Tahanan Polres Purbalingga Kabur Lewat Tembok Kamar Mandi, Diburu hingga Wilayah Tetangga

Baca juga: Begini Kondisi Terkini Anak yang Dirantai Orangtuanya di Purbalingga, Pendampingan Masih Lanjut

Baca juga: Kamera CCTV Tangkap Empat Pelanggar Lalu Lintas di Blora, Hari Pertama Penerapan ETLE

Baca juga: Kami Harus Ngoprak-oprak Mereka Pergi ke Puskesmas, Pelaksanaan Vaksinasi Pedagang Pasar di Tegal

"Pemprov Jateng menginstruksikan adanya percobaan pelaksanaan pembelajaran tatap muka, rencananya digelar 5 hingga 18 April mendatang," katanya, belum lama ini.

Ia mengatakan, Pemkab Pemalang akan menunjuk SMPN 1 Bodeh sebagai pilot projek pembelajaran tatap muka.

"Dasarnya, karena wilayah tersebut masuk zona hijau. Namun, untuk tingkat sekolah dasar, kemungkinan masih belum bisa dilaksanakan," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved