Berita Kriminal Hari Ini

Maraknya Kasus Libatkan Perempuan di Pemalang, Kapolres: Jangan Macam-macam, Kami Tindak Tegas

Karena terbakar api cemburu, pelaku melakukan kekerasan dan berusaha menghabisi nyawa istrinya menggunakan senjata tajam, saat sang istri tidur siang.

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
POLRES PEMALANG
DOKUMENTASI - Korban kekerasan terhadap perempuan di Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang mendapat perawatan di Puskesmas setempat, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PEMALANG - Dalam dua pekan terakhir ini, Polres Pemalang menangani dua kasus terkait perempuan. 

Yang pertama, pada Kamis (4/3/2021), yang mengharuskan Unit Penanganan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pemalang turun tangan. 

Dimana terjadi eksploitasi perempuan di bawah umur untuk pemuas nafsu lelaki hidung belang.

Baca juga: Kirana Layak Jadi Pioner Pendidikan di Pemalang, Semangat Bersekolah Meski Fisik Terbatas

Baca juga: Kisah Perjuangan Ariyanti Besarkan Kirana, Penderita Cerebral Palsy, Ditinggal Ayah Saat Usia 3 Hari

Baca juga: Duh, Kondisi Jalan Letjend DI Panjaitan Pemalang Makin Memprihatinkan, Warga Sudah Bosan Melapor

Baca juga: Saking Akrabnya, Sakunah Hafal Nama Monyet di Kawasan Candi Batur Pemalang

Pelakunya merupakan seorang wanita muda asal Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang

Lalu pada Selasa (16/3/2021), Unit PPA Polres Pemalang bergerak untuk kedua kalinya. 

Pasalnya terjadi tindak penganiayaan yang dilakukan suami terhadap istri di Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang

Atas dua kasus itu, Kapolres Pemalang AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho pun memberikan penegasan. 

AKBP Ronny menuturkan, Polres Pemalang akan menindak siapapun yang melanggar hukum.

Tak terkecuali dalam tindak kekerasan terhadap perempuan dan eksploitasi anak. 

"Kasus yang pertama sudah ditangani oleh Unit PPA."

"Itu karena pelaku mempekerjakan anak berusia 15 tahun untuk pria hidung belang."

"Pelaku, kami dikenakan pasal berlapis," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (18/3/2021).

Dijelaskan AKBP Ronny, pasal yang dikenakan yaitu Pasal 81 dan atau Pasal 82 UU RI Nomor 17 Tahun 2016.

Itu tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI Nomor 1 Tahun 2016, tentang Perubahan Kedua atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved