Breaking News:

Berita Kecelakaan Hari Ini

Sempat Berteriak Minta Tolong Sebelum Meninggal, Petani Asal Babadan Banjarnegara Terjatuh ke Jurang

Paingkem diduga sempat terpeleset kemudian jatuh dari tebing setinggi sekira 9 meter di kebun milik Musoib Rt 01 Rw 02 Desa Pagentan.

TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Proses evakuasi korban tewas yang terjatuh ke dasar jurang di Desa Pagentan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (16/3/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Kejadian memilukan dialami Paingkem (49), petani asal Dukuh Jengkol Rt 01 Rw 05 Desa Babadan, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara. 

Dia ditemukan meninggal dunia seusai terjatuh ke tebing, Selasa (16/3/2021). 

Paingkem diduga sempat terpeleset kemudian jatuh dari tebing setinggi sekira 9 meter di kebun milik Musoib Rt 01 Rw 02 Desa Pagentan, Kecamatan Pagentan.

Baca juga: Kapolda Cek Posko PPKM Mikro di Desa Bawang Banjarnegara, Ini Pesan Khususnya

Baca juga: Viral, Pria Berambut Pirang Ngumpet di Bawah Meja usai Kepergok Mencuri di Pasar Induk Banjarnegara

Baca juga: Masyarakat Banjarnegara Bisa Gunakan Aplikasi Sarsipol, Penanganan Kecelakaan Bakal Cepat Tertangani

Baca juga: RS Divonis Dua Bulan Penjara, Warga Somawangi Banjarnegara Ini Terbukti Masih Bandel Jual Miras

Ketua FPRB Kecamatan Pagentan, Ahmad Wanidi mengatakan, pada Selasa (16/3/2021) pagi, korban sempat pamit kepada keluarga untuk pergi membersihkan rumput di kebun Musoib. 

Beberapa saat kemudian, Musoib yang berada sekira 30 meter dari lokasi keberadaan korban mendengar suara gaduh di kebunnya. 

Dia lantas mengecek sumber suara dan mengetahui korban sudah terjatuh ke dasar tebing sedalam sekira 9 meter itu.

Dalam kondisi kritis, korban sempat meminta tolong.

Tetapi takdir berkata lain, ajal menjemput Paingkem sebelum dia dievakuasi ke rumah sakit. 

"Setelah dicek, korban ternyata sudah meninggal dunia," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (16/3/2021). 

Korban dievakuasi ke Puskesmas Pagentan 1 untuk dilakukan pemeriksaan awal.

Proses evakuasi dan pemeriksaan melibatkan sejumlah unsur, baik dari relawan FPRB, Koramil Pagentan, Polsek Pagentan, dan Puskesmas Pagentan 1

Dari hasil pemeriksaan awal petugas Puskesmas Pagentan 1, korban mengalami cedera kepala berat akibat benturan hingga meninggal. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Ingin Dongkrat Penjualan UMKM, Pemkab Brebes Studi Banding ke Purbalingga Lihat Program Tuka Tuku

Baca juga: Kepala Disperkim Digelontor 20 Pertanyaan Lebih, Dugaan Korupsi Revitalisasi Alun-alun Kota Tegal

Baca juga: Harga Cabai Rawit Naik Lagi di Tegal, Kini Rp 120 per Kilogram

Baca juga: Saking Akrabnya, Sakunah Hafal Nama Monyet di Kawasan Candi Batur Pemalang

Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved