Berita Populer

5 Berita Populer: Anggota DPRD Kendal Tewas Terserempet Kereta-Pesan Gus Miftah bagi Banjarnegara

Berikut lima berita populer dan paling banyak mendapat perhatian pembaca Tribunbanyumas.com, Sabtu:

Editor: rika irawati
POLRES KENDAL
Olah TKP Satlantas Polres Kendal di perlintasan kereta api sebidang KM 17+9/0 Desa Kalibendo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Sabtu (27/2/2021). 

Pada Jumat (26/2/2021), seorang terduga teroris ditangkap Densus 88 Antiteror Polri di sebuah rumah di Jalan Medokan Sawah 121, Rungkut, Surabaya, Jawa Timur.

Pria terduga teroris itu berinisial D alias AIH.

Baca juga: Cuma Punya Waktu Tiga Tahun, Bupati Afif Nurhidayat Prioritaskan Benahi Infrastruktur di Wonosobo

Baca juga: Bupati Banyumas Beri Tambahan Hadiah, Ini Tiga Pemenang Lomba Karikatur Bahan Limbah Plastik

Supangin, Ketua RT 01 RW 01, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya itu membenarkan bahwa AIH dibawa oleh pihak kepolisian.

AIH ditangkap Densus 88 saat akan melaksanakan salat Jumat bersama anaknya.

"Saya enggak tahu langsung kejadiannya. Tempatnya di depan masjid, kira-kira pukul 11.30 (ditangkap), mau berangkat salat Jumat," kata Supangin seperti dilansir dari Kompas.com, Sabtu (27/2/2021).

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini.

5. Ini Pesan Gus Miftah Buat Warga Banjarnegara: Kedepankan Bersyukur, Kurangi Mengeluh.

Pengajian virtual Ustaz Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) mengakhiri rangkaian Peringatan Hari Jadi ke 450 Kabupaten Banjarnegara, Jumat (26/2/2021).

Pada kegiatan itu, Gus Miftah menyampaikan ceramah keagamaan yang diikuti masyarakat Banjarnegara secara online.

Pengajian digelar secara online mengingat masih dalam situasi pandemi.

Menurut Gus Miftah, wabah adalah ujian untuk umat manusia saat ini.

Allah menguji hamba-Nya dengan berbagai hal, termasuk rasa takut, kekurangan harta, dan kematian.

Miftah pun sempat mendapat curhatan dari ustaz atau kiai kampung yang mengeluhkan larangan berkumpul.

Padahal, kegiatan keagamaan biasanya yang diampu kiai atau ustaz biasa mengumpulkan banyak orang atau jamaah.

Artikel selengkapnya bisa dibaca di sini. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved