Breaking News:

Liga 1

Jangan Cuma Raffi Ahmad, Menpora Diminta Undang Pentolan Suporter Soal Kampanye Nonton di Rumah Saja

Kemenpora menggandeng selebritis Raffi Ahmad untuk menggencarkan kampanye nonton di rumah saja saat laga pramusim Liga 1, Piala Menpora.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Menpora RI Zainuddin Amali saat bertemu Raffi Ahmad terkait kampanye nonton di rumah saja gelaran Piala Menpora sebagai pramusim Liga 1, Rabu (24/2/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai mengampanyekan gerakan nonton pertandingan di rumah saja setelah mendapat lampu hijau dari kapolri untuk menyelenggarakan pramusim Liga 1 lewat Piala Menpora 2021.

Satu di antaranya, menggandeng selebritis Raffi Ahmad untuk menggencarkan kampanye nonton di rumah saja.

Pertemuan Menpora Zainudin Amali dan Raffi berlangsung di Kantor Kemenpora, Rabu (24/2/2021).

Terkait kampanye ini, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi meminta menpora tak hanya menggandeng pesohor.

Pria yang juga anggota Komisi X DPR RI tersebut berharap, menpora juga bertemu perwakilan suporter.

Baca juga: PSIS Semarang Kapok Kena PHP, Tanggapan Yoyok Sukawi Soal Rencana Piala Menpora 2021

Baca juga: Turnamen Pramusim Piala Menpora Digelar Tanpa Penonton, Ini Daftar Personel yang Boleh Masuk Stadion

Baca juga: PSIS Semarang Jelang Pramusim Liga 1 2021, Liluk: Kami Bakal Turunkan Banyak Pemain Muda

Baca juga: Wacara Pramusim Digelar Maret 2021, Asisten Pelatih PSIS Semarang: Beresi Dahulu Izin Kepolisian

Yoyok menegaskan, dalam kebijakan suporter dilarang menyaksikan langsung pertandingan di stadion, suporterlah yang harus dipahamkan lewat pertemuan langsung.

"Tentu, pertama saya mengapresiasi langkah Pak Menpora yang terus mengupayakan Piala Menpora berlangsung lancar. Salah satunya, mengajak Raffi Ahmad untuk mengkampanyekan. Tapi ada yang lebih penting, yakni rekan-rekan pentolan suporter," kata Yoyok Sukawi, Kamis (25/2/2021) siang.

Yoyok menambahkan, pertemuan secara langsung dengan pentolan suporter bakal meningkatkan ekfetivitas kampanye nonton di rumah saja.

Terutama bagi pimpinan suporter atau perwakilan suporter yang sudah dianggap sesepuh atau pentolan di dalam kelompoknya.

Baca juga: Jumat, Puncak Acara Peringatan Hari Jadi Ke 450 Kabupaten Banjarnegara Diisi Pengajian Gus Miftah

Baca juga: Pabrik Rokok di Kudus Banting Setir Produksi Rokok Murah, Bea Cukai: Daya Beli saat Pandemi Turun

Baca juga: Buat Paspor Tak Harus ke Imigrasi, Ini Program Jemput Bola yang Ditawarkan Kantor Imigrasi Pemalang

Baca juga: Dilantik Jumat, Ini Daftar Nama 17 Bupati/Wali Kota di Jateng Hasil Pilkada 2020. 4 Lainnya Menyusul

"Pentolan suporter di Indonesia itu jauh lebih didengar anggota kelompok suporter dan kami pikir, akan lebih efektif. Mungkin, memang sudah ada pertemuan secara virtual antara Pak Menpora dan perwakilan suporter, namun pertemuan tatap muka akan berpengaruh banyak juga terhadap kampanye ini," jelas anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Yoyok menambahkan, jika Menpora Zainudin Amali menemui pentolan suporter klub Liga 1, sikap suporter di akar rumput terkait imbuan dari pemerintah dan kepolisian juga bakal berubah.

"Sekarang, sosialisasi sosmed itu sangat berpengaruh. Kalau Pak Menpora berkenan bertemu dengan beberapa pentolan suporter dan diunggah di medsos tentang kampanye nonton di rumah saja maka yang di akar rumput akan merasa tersolisasi juga oleh Pak Menterinya langsung," ujar Yoyok. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved