Breaking News:

Berita Sragen

Dapat Kabar Vaksin Mereka Beda dari Pejabat, 900-an Pedagang Pasar Gemolong Sragen Tolak Vaksinasi

Sebanyak 900-an pedagang di Pasar Gemolong Sragen menolak vaksinasi Covid-19 tahap kedua. Mereka berasalan, masih takut dengan vaksinasi tersebut.

Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAHFIRA PUTRI MAULANI
ILUSTRASI. Petugas melakukan vaksinasi kepada tenaga kesehatan di Sragen, 26 Januari 2021. 

Oleh pihak desa, dikatakannya, juga akan dilakukan pendataan vaksin.

Selain itu, Harjono mengatakan, tersebar kabar vaksin untuk masyarakat berbeda dengan vaksin yang diberikan kepada nakes dan pejabat-pejabat.

"Beredar kabar, vaksin untuk pedagang berbeda dari vaksin untuk nakes dan pejabat lain. Pedagang banyak yang percaya kabar tidak benar tersebut," lanjutnya.

Terlepas dari itu, Harjono mengatakan, sebanyak delapan petugas di Pasar Gemolong Sragen siap melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Baca juga: 15 Korban Longsor Banjarpanepen Banyumas Direlokasi, Dapat Rumah Senilai Rp 50 Juta/KK

Baca juga: Tak Lagi Jadi Wali Kota Solo, Rudy Alih Profesi Tukang Las: Gak Usah Gengsi, Tidak Turun Derajat

Baca juga: Ada Sanksi bagi Warga Penolak Vaksinasi Covid, DPRD Jateng: Tak Perlu Dibesar-besarkan

Baca juga: Pura-pura Jadi Kurir Barang dan Tanya Alamat, Pria Ini Curi Ponsel Warga Jati Kulon Kudus

Menanggapi adanya pedagang yang menolak vaksinasi, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati akan membiarkan pedagang yang tidak mau divaksin.

Dia memilih fokus pada vaksinasi kepada komponen-komponen lain yang nanti akan menerima vaksin tahap selanjutnya.

"Pedagang yang menolak dengan berbagai alasan, yang tidak mau vaksin, kami tinggal dulu. Sampai nanti tiba terakhir vaksin, baru kami lakukan ketegasan," ucapnya.

"Sekarang, masih banyak komponen-komponen lain, kami kejar saja terlebih dahulu yang mau. Kalau tidak mau, ya sudah," katanya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved