Liga 1

Demi Liga 1 dan 2 Berlanjut, PT LIB Siap Sediakan 1500 Vaksin Covid-19

PT LIB tidak keberatan menyediakan vaksin Covid-19 secara mandiri apabila mereka tak mendapatkan bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Editor: rika irawati
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Pemain perwakilan pesepak bola dari klub liga 1 shopee saat foto bersama dalam acara press conference dan launching Shopee Liga 1 2020, Senin (24/2/2020). Kompetisi sepak bola Liga 1 musim 2020 akan diikuti 18 klub di Indonesia yang berlangsung dari 29 Februari hingga 1 November 2020, dan akan dibuka dengan laga Persebaya Surabaya vs Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (29/2/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Sinyal dilanjutkannya Liga 1 dan Liga 2 setelah terhenti Maret 2020 akibat pandemi Covid-19, menguat.

Ini terlihat dari penyiapan 1500 vaksin Covid-19 oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator kompetisi.

PT LIB memang terus mengupayakan agar kompetisi kembali bergulir, tahun ini.

Mereka terus melakukan koordinasi dengan PSSI dalam hal pengajuan izin keramaian dari pihak kepolisian.

Sementara, vaksin yang disiapkan merupakan antisipasi bagi pihak yang terlibat dalam Liga 1 dan Liga 2.

Baca juga: Lanjutan Liga 1 2020 Tak Kunjung Temui Titik Terang, PSSI Masih Tebar Janji Cari Solusi

Baca juga: Lewat Tagar #AyoMainLagi, Pemain Liga 1 Suarakan Keinginan Kompetisi Sepakbola Segera Dilanjutkan

Baca juga: Muncul Pemberlakuan PSBB Jawa Bali, Yoyok Sukawi Pesimis Lanjutan Liga 1 Bisa Digelar Februari 2021

Direktur Utama PT LIB, Ahmad Hadian Lukita mengatakan, pihaknya siap membeli dan menyediakan 1500 vaksin Covid-19.

Pihaknya juga tidak keberatan menyediakan vaksin Covid-19 secara mandiri apabila mereka tak mendapatkan bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sampai saat ini belum ada kejelasan kapan kompetisi sepak bola nasional kembali digelar meski PSSI telah mengajukan sepak bola sebagai salah satu prioritas penerima vaksin Covid-19.

Namun, semua keputusan ada di tangan Kemenkes dan sejauh ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah mengajukan 17 cabang olahraga prioritas penerima vaksin.

Akan tetapi, sepak bola dipastikan belum menjadi bagian dari 17 cabor yang telah diusulkan oleh Kemenpora kepada Kemenkes.

Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa PSSI telah mengajukan ke Kemenkes sebanyak 5.000 vaksin Covid-19 sebagai kebutuhan untuk cabor sepak bola.

Dari 5.000 pengajuan tersebut, nantinya sebagian akan diakomodir untuk Liga 1 dan Liga 2.

"Jadi, dalam pengajuan PSSI ke Kemenkes, dibutuhkan 5.000 untuk timnas Indonesia, ofisial, Liga 1, 2, 3, perangkat pertandingan, dan lainnya," kata Akhmad Hadian kepada BolaSport, Senin (18/1/2021).

"Dari semua itu, apabila PSSI mendapatkan jatah vaksin untuk sepak bola Indonesia, nantinya akan dialokasikan untuk Liga 1, 2, dan lainnya. Untuk PT LIB dikoordinir sekitar 1.500," ucapnya.

Baca juga: Dikira Tsunami, Gelombang Tinggi Hantam Pesisir Manado Hingga Masuk Parkiran Mal

Baca juga: Dinyatakan Bebas Murni, Vanessa Angel Siap Laksanakan Nazar: Punya Anak Lagi

Baca juga: 5 Berita Populer: Whatsapp Tunda Rencana Berbagi Data-Detik-detik Minibus Terguling di Temanggung

Baca juga: Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas, BPPTKG Ingatkan Penambangan di Hulu Kali Krasak

Namun, semua masih dalam proses pengajuan dan tergantung Kemenkes apakah nantinya, PT LIB berhak mendapatkan bantuan vaksin tersebut.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved