Penanganan Corona

Tak Sedikit Ibu Hamil Terpapar Covid-19 di Kebumen, Ini Kekhawatiran Arif Sugiyanto

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kebumen bahkan, menurut Wakil Bupati Kebumen, mulai menyasar ibu hamil, khususnya yang akan melahirkan.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB KEBUMEN
Rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Rumah Dinas Wakil Bupati Kebumen, Jumat (8/1/2021) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Pemkab Kebumen akan memberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menyusul Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2021

Surat Gubernur Jawa Tengah Nomor 443.5/0000429 yang ditujukan ke Bupati dan Wali Kota di Jawa Tengah pun merekomendasikan sejumlah wilayah harus menerapkan PPKM, termasuk Kabupaten Kebumen. 

Baca juga: Tragedi Perahu Tersapu Ombak di Pantai Menganti Kebumen, Nelayan Harapkan Lahan Parkir Diperluas

Baca juga: Mulai Selasa Siang, Stasiun Kebumen Buka Layanan Rapid Test Antigen, Biayanya Cuma Rp 105 Ribu

Baca juga: Aksi Residivis Ini Nyaris Sukses di Kebumen, Saat Dorong Motor Hasil Curian Justru Kehabisan BBM

Baca juga: Korban Dicekoki Miras Sebelum Disetubui, Kapolres Kebumen: Sudah Empat Kali Pelaku Melakukannya

Ini untuk mengantisipasi peningkatan kasus baru Covid-19.

Terlebih kasus Covid-19 dimana angka kematian di Kebumen cukup tinggi. 

"Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat mulai 11 sampai 25 Januari 2021 itu berpedoman pada dua surat itu," kata Wakil Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (9/1/2021). 

Pemkab Kebumen juga akan memberlakukan work form home (WFH) bagi ASN dan pegawai swasta, yakni 50 persen dari jumlah karyawan.

Pembatasan juga diberlakukan di restoran atau rumah makan yakni 25 persen, maupun tempat ibadah 50 persen.

Para siswa juga dipastikan tetap belajar daring awal tahun ini.

Pemkab Kebumen juga akan menutup obek wisata serta akan membubarkan segala bentuk kerumunan yang timbul di wilayahnya. 

Di sisi lain, Arif juga prihatin dengan kondisi saat ini.

Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kebumen akhir-akhir ini cenderung meningkat.

Ditambah angka kematian karena kasus Covid-19 yang masih cukup tinggi. 

Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kebumen bahkan, menurutnya, mulai menyasar ibu hamil, khususnya yang akan melahirkan.

Untuk itu, ia menilai perlu kesiapan pihak rumah sakit guna menyelamatkan nyawa Ibu dan bayi dari penularan virus tersebut saat persalinan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved