Berita Semarang

Marah Tidak Dilayani Karena Tak Gunakan Masker, Pria Ini Meludahi Petugas SPBU Unika Semarang

kata Alvin, pria tersebut mengancamnya dengan menggertak akan menghandangnya ketika pulang kerja di SPBU Unika Semarang. 

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/IWAN ARIFIANTO
Petugas SPBU Unika, Romadhon Alvin (23) melayani pembeli sepeda motor. Sebelumnya Alvin diludahi seorang pria tak mengenakan masker yang marah karena tak terima ditegur, di Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (25/12/2020). 

Entah apa yang akan dilakukan oleh pria tersebut, dia tetap akan menghadapinya karena merasa tak bersalah. 

Pria itu mengaku sebagai warga yang bertempat tinggal tak jauh dari SPBU

Ciri-ciri usia di atas 40 tahun, potongan rambut cepak, badan tinggi besar, dan memiliki tato di kaki. 

Seorang pria meludahi petugas SPBU karena tidak terima ditegur petugas yang menegurnya tak mengenakan masker. Padahal di SPBU Unika Semarang menerapkan protokol kesehatan setiap pembeli wajib mengenakan masker,  di Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (25/12/2020).
Seorang pria meludahi petugas SPBU karena tidak terima ditegur petugas yang menegurnya tak mengenakan masker. Padahal di SPBU Unika Semarang menerapkan protokol kesehatan setiap pembeli wajib mengenakan masker, di Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Gajahmungkur, Kota Semarang, Jumat (25/12/2020). (ISTIMEWA/TANGKAPAN LAYAR CCTV)

"Saya tidak takut diancam karena benar." 

"Saya bekerja sesuai SOP dengan menegakan aturan dari manajemen SPBU." 

"Andai saya tak menegakan peraturan bisa kena sanksi berupa menghadap manajemen hingga surat peringatan (SP)," jelasnya. 

Dia menuturkan, sempat emosi juga ketika diludahi oleh pria tersebut lantaran merasa dihina. 

Akan tetapi dia berusaha bersabar. 

"Saya sabar masih ingat anak istri, saya anggap ini sebagai risiko dari pekerjaan," bebernya. 

Selepas kejadian itu, petugas SPBU berkoordinasi dengan pihak manajemen yang kemudian dilaporkan ke Bhabinkantibmas dan Babinsa wilayah setempat. 

Menurut Alvin, tak hanya pria itu namun banyak pembeli yang tak memakai masker ketika membeli BBM. 

Otomatis petugas menolak melayaninya dengan sopan. 

Ada pembeli yang menerima ditegur, adapula beberapa pembeli marah kemudian berusaha memukul. 

"Ada puluhan pembeli yang seperti itu, marah tak dilayani karena tak pakai masker."

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved