Berita Tegal
Ini Pesan Natal Romo Markus Juhas Irawan Buat Umat Katolik di Kota Tegal
Romo Markus Juhas Irawan berkata, Natal tahun ini harus berlangsung dengan situasi penuh keprihatinan di tengah pandemi Covid-19.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Pastor Paroki, Romo Markus Juhas Irawan mengajak umat Katolik di Kota Tegal menunaikan Natal 2020 dalam rasa syukur.
Dia mengatakan, Natal tahun ini harus berlangsung dengan situasi penuh keprihatinan di tengah pandemi Covid-19.
Perayaan Natal dibuat sebegitu sederhana.
Baca juga: Libur Nataru, Sudah Mulai Terlihat Peningkatan Jumlah Penumpang di Stasiun Tegal
Baca juga: Tak Lama Lagi, Ada Lokomotif Antik di Taman Pancasila Kota Tegal
Baca juga: Dikbud Kabupaten Tegal Buka Pembelajaran Tatap Muka Mulai 18 Januari 2021, Begini Persiapannya
Baca juga: Pemkot Tegal Borong 5 Penghargaan TOP IT Digital Awards 2020
Tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya yang berlangsung begitu meriah.
Romo Markus mengatakan, agar tetap menerapkan protokol kesehatan maka jumlah jemaat di gereja semakin sedikit.
Lalu jemaat harus saling menjaga jarak saat menunaikan Misa Natal.
Meski demikian, umat harus tetap berterima kasih kepada Tuhan.
"Dalam situasi pandemi, kematian dan kehidupan menjadi dekat."
"Sakit dan sehat begitu tipis."
"Namun minimal hari ini merayakan Natal."
"Minimal masih bernapas," kata Romo Markus saat Ibadah Misa di Gereja Katolik Hati Kudus Yesus (HKY) Kota Tegal, Jumat (25/12/2020).
Romo Markus berpesan, kelahiran Tuhan Yesus itu untuk umat, maka harus disyukuri.
Tidak hanya membawa pada iman dan kasih, tetapi juga rasa bahagia, saling mencintai, dan menjaga satu sama lain.
Ia berharap, perayaan Natal tahun ini dapat diwujudkan dengan saling menjaga diri dan sesama dengan menerapkan protokol kesehatan.
Menurutnya, Tuhan Yesus menginginkan umat saling menjaga di tengah pandemi Covid-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/romo-markus-juhas-irawan.jpg)