Penanganan Corona

Terima Surat Edaran Gubernur Jateng, Disdikbud Kendal: Persiapan KBM Tatap Muka Jalan Terus

Wahyu berharap semua satuan pendidikan dari tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP sederajat di Kendal dapat mengoptimalkan pembelajaran jarak jauh.

Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kepala Disdikbud Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi. 

Di lain sisi, guna menyambut vaksinasi Covid-19, Pemkab Kendal sudah menyediakan gudang khusus penyimpanan vaksin.

Sejumlah tenaga kesehatan yang diplot untuk melakukan penyuntikan vaksin turut dipersiapkan.

Kepala Dinkes Kabupaten Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatakan, sasaran warga yang dapat dilakukan vaksinasi adalah berusia 18-59 tahun sebanyak 625 ribu orang.

Namun, jumlah tersebut bisa saja bertambah atau berkurang dengan mempertimbangkan beberapa persyaratan khusus.

Seperti kesehatan jasmani, tidak memiliki penyakit penyerta, dan tidak sedang hamil.

"Saat ini jumlah ibu hamil ada sekira 16 ribu orang di Kendal."

"Vaksinansi juga tidak boleh diberikan kepada orang yang sudah positif Covid-19."

"Karena sudah mempunyai antibodi," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (18/12/2020).

Ferinando menambahkan, berdasarkan petunjuk teknis dari Kemenkes, vaksinasi bakal dilakukan dengan melihat skala prioritas.

Mulai dari tenaga medis, peserta pengguna BPJS, TNI dan Polri, Satpol PP, hingga masyarakat umum.

Dalam pelaksanaannya, vaksinasi dapat dilakukan di setiap pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

Setiap Puskesmas terdapat 5 tenaga kesehatan yang bertugas sebagai fasilitator vaksinasi

"Setiap Puskesmas minimal satu pos."

"Jumlah posnya kami belum petakan, karena juklak juknisnya belum turun."

"Dokter yang ada nanti sebagai konsultan yang bertugas menanyakan riwayat kesehatan sebelum dilakukan vaksinasi," tutup Ferinando. (Saiful Ma'sum)

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved