Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Pemkab Batang Gandeng KPK, Hadapi Pengusaha Nakal yang Enggan Setor Pajak

Bahkan hingga kini beberapa pengusaha nakal masih ada yang menyangkal kalau alat tersebut dimatikan, untuk menghindari pajak.

TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Bupati Batang, Wihaji. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Genjot pendapatan di sektor pajak, Pemkab Batang menggandeng KPK

Kerja sama tersebut dilakukan guna penertiban pajak di Kabupaten Batang

Pasalnya banyak Wajib Pajak yang sengaja tak membayar kewajiban tersebut. 

Bahkan menurut Bupati Batang, Wihaji, pengusaha rumah makan sengaja menghindari pembayaran pajak. 

Baca juga: Butuh Delapan Jam Evakuasi, Tiga Pemuda Tersesat Saat Mendaki Gunung Prau, Mereka Warga Batang

Baca juga: Biar Warga Bisa Bekerja di KIT Batang, Pemkab Bersiap Buka Program Pendidikan Paket C

Baca juga: Masih Banyak Warung Jual Rokok Ilegal di Batang, Ini Rencana Pemkab Mengatasinya

Baca juga: 50 Kilometer Jalan Pantura Batang Minim Penerangan, Bikin Pengendara Was-was, Begini Respon Dishub

"Padahal kami sudah memasang tapping box di sejumlah rumah makan."

"Namun alat tersebut sengaja dimatikan," paparnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (5/12/2020).

Meski dimatikan, dijelaskan Bupati Wihaji, alat tersebut tetap bisa menerjemahkan aktivitas keuangan. 

"Saat dihidupkan kembali, alat itu juga akan mendeteksi berapa lama tak dihidupkan."

"Selain itu sistem akan menghitung rata-rata pajak dari pengunjung," paparnya. 

Dia menjelaskan, sistem tidak bisa dibohongi meski alat tersebut dimatikan. 

Halaman
12
Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved