Rabu, 15 April 2026

Berita Nasional

Jangan Pernah Dicoba, Simak Penjelasan Ilmiah Alasan Kucing Takut Mentimun

Meski sebagian manusia menyukai mentimun, tapi ada makhluk yang agaknya kurang tertarik bahkan sangat menghindari sayuran ini, yaitu kucing.

Editor: deni setiawan
SHUTTERSTOCK/OLEG BATRAK
ILUSTRASI kucing saat berada di dalam kandang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Mentimun adalah jenis sayuran yang digemari karena kesegarannya.

Sayur ini bisa dimakan langsung, atau menjadi pelengkap dan dibuat jus.

Meski sebagian manusia menyukai mentimun, tapi ada makhluk yang agaknya kurang tertarik bahkan sangat menghindari sayuran ini, yaitu kucing.

Baca juga: Sebulan Ungkap Enam Kasus Perjudian di Karanganyar, Ada yang Dilakukan Secara Terang-terangan

Baca juga: Logistik Pilkada Mulai Didistribusikan, KPU Kabupaten Semarang: Sudah Kami Kirim ke Tingkat PPK

Baca juga: Bentuk Solidaritas, Pemkab Purbalingga Kirim Bantuan, Buat Terdampak Bencana di Banyumas dan Cilacap

Baca juga: Kompetisi Lagi Mandek, Riors Justru Rilis Jersey Ketiga PSIS Semarang, Segini Harga yang Dibanderol

Di media sosial, kamu akan menemukan beberapa video yang menunjukkan kucing takut saat melihat mentimun.

Apa sebabnya?

Rupanya ketakutan kucing terhadap mentimun dapat dijelaskan secara ilmiah.

Ada beberapa hasil penelitian yang menjelaskan mengenai ketakutan kucing terhadap mentimun seperti berikut:

1. Mentimun mengingatkan kucing pada ular

Satu penjelasan populer adalah mentimun mengingatkan kucing pada ular.

"Kucing secara genetik terprogram melalui naluri untuk menghindari ular."

Begitu penuturan Con Slobodchikoff, ahli perilaku hewan dan penulis "Chasing Doctor Dolittle: Learning the Language of Animals".

"Mentimun terlihat seperti ular sehingga memunculkan ketakutan naluriah kucing layaknya menghadapi ular."

2. Kucing tidak ingin mentimun ada di belakang tubuhnya

Mentimun yang muncul secara tiba-tiba membuat kucing takut.

Mikel Delgado, konsultan perilaku kucing yang mempelajari perilaku hewan dan hubungan manusia-hewan di University of California, Berkeley, AS menjelaskan teori ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved