Breaking News:

Penanganan Corona

Mayoritas Ruang Isolasi Rumah Sakit Mulai Over Kapasitas, Ini Solusi Direktur RSUD Temanggung

Lonjakan kasus di Temanggung terjadi setelah Satgas Covid-19 gencar melakukan tracing dan tes swab guna memutus rantai penyebaran virus corona.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Direktur RSUD Temanggung, dr Tetty Kurniawati. 

Kata dr Tetty, dengan mekanisme tersebut, pihak rumah sakit bisa memprioritaskan penanganan bagi pasien yang bergejala berat atau memiliki riwayat penyakit lain.

Tanpa melupakan pemantauan terhadap pasien yang melakukan isolasi mandiri.

Selain mengurangi over kapasitas ruang isolasi, Tetty menjelaskan, isolasi mandiri pasien secara tidak langsung terbantu untuk meningkatkan imun secara cepat.

Hal tersebut dinilai bagus karena pasien merasa nyaman saat dekat dengan keluarga meski dalam keadaan terpapar Covid-19.

"Namun tetap vitamin harus rutin diminum."

"Minimal dengan isolasi mandiri, tenaga kesehatan tidak keteteran."

"Hanya saja, isolasi mandiri juga harus dijalankan dengan syarat dan standarisasi yang bagus," jelasnya.

Guna mendukung hal itu, pihak rumah sakit diperkenankan memulangkan pasien Covid-19 yang dirasa kondisi tubuhnya sudah stabil.

Meskipun pasien masih dinyatakan positif untuk diarahkan melakukan isolasi mandiri.

Hal itu sejalan dengan Permenkes RI tentang penanganan Covid-19 yang memperbolehkan pasien Covid-19 pulang ke rumah masing-masing setelah menjalani isolasi 10 hari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved