Breaking News:

Berita Banjarnegara

Pria Bertato Asal Malang itu Sebelumnya Sudah Titip Pesan, Jenazah di Sungai Serayu Banjarnegara

Korban sengaja pergi meninggalkan rumah dan telah pamit kepada keluarganya di Kabupaten Malang karena diduga memiliki permasalahan.

BPBD KABUPATEN BANJARNEGARA
Evakuasi jenazah pria bertato asal Kabupaten Malang di Sungai Serayu Kabupaten Banjarnegara belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Warga Desa Klampok, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara sempat dikejutkan dengan penemuan mayat pria di aliran Sungai Serayu, Dusun Kiringan, Desa Klampok, Senin (16/11/2020).

Sebagian anggota tubuh korban bertato. 

Baca juga: Ayo Dukung Dawet Ayu Banjarnegara Juarai API 2020 Kategori Minuman Tradisional, Begini Caranya

Baca juga: Rasiwan Akhirnya Ditemukan Setelah Sepekan Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Serayu Banjarnegara

Baca juga: Pria Bertato Meninggal di Sungai Serayu, Ditemukan Warga Klampok Banjarnegara Saat Cari Rumput

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Tri Agus Prasetijo, Kakak Bambang Pamungkas Ini Jadi Pendidik di Banjarnegara

Dari kartu identitas yang ditemukan, teridentifikasi korban bernama Agus Irawan (49), warga Desa Kasembon Rt 01 Rw 01 Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.  

Berbekal identitas yang ditemukan, Polres Banjarnegara berkoordinasi dengan pihak kepolisian di Malang, sesuai domisili pria itu.

Keluarga korban pun sudah terlacak. 

"Malamnya itu, kami kawal pengantaran jenazah ke Polsek setempat dan keluarga, lanjut penguburan," kata Kapolsek Klampok, AKP Partono kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (20/10/2020).

Dari hasil pemeriksaan Inafis dan tim medis, tidak ditemukan tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.

Luka di tubuh korban murni karena benturan bebatuan atau arus yang deras. 

Keluarga pun memutuskan tidak mempermasalahkan kematian korban.

Keluarga telah menandatangani surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jasad korban. 

Korban, kata AKP Partono, sengaja pergi meninggalkan rumah dan telah pamit kepada keluarganya di Kabupaten Malang karena diduga memiliki permasalahan.

Korban, kata Kapolsek, bahkan sempat menitipkan pesan kepada keluarga agar tidak mencarinya selama ia pergi. 

Dia meminta keluarganya untuk mengikhlaskannya.  

"Sudah menitipkan pesan agar tidak usah dicari, ikhlaskan saja," katanya. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Tetap Pakai Masker Meski di dalam Rumah! Bupati Banyumas Sebut Nyaris Sudah Tidak Terkendali

Baca juga: Bakal Berlaku di Banyumas, Calon Pengantin Wajib Miliki Sertifikat Bebas Thalasemia Mayor

Baca juga: Viral Mobil Tabrak Motor di Purwokerto, Begini Cerita Kronologi Kecelakaan Versi Gideon

Baca juga: Siap-siap, Tim Gabungan Gelar Razia Penertiban Pakir di Purwokerto Mulai Hari Ini Hingga Desember

Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved