Pilpres AS

Perolehan Suara Tertinggal dari Joe Biden, Trump Ajukan Gugatan Hukum di 3 Negara Bagian

Tim kampanye calon presiden petahana, Donald Trump mengajukan gugatan di tiga negara bagian, Rabu (4/11/2020).

Editor: rika irawati
AFP
Presiden Amerika Donald Trump 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Tim kampanye calon presiden petahana, Donald Trump mengajukan gugatan di tiga negara bagian, Rabu (4/11/2020).

Ketiga negara tersebut adalah Pennsylvania, Michigan dan Georgia yang termasuk swing state.

Trump merasa tertinggal jauh di belakang Joe Biden dalam perburuan 270 suara Electoral College yang dibutuhkan untuk memenangkan Pilpres AS 2020.

Pengajuan gugatan ini bergabung dengan tuntutan hukum Partai Republik di Pennsylvania dan Nevada.

Tim kampanye Trump menuntut akses yang lebih baik bagi pengamat kampanye ke lokasi penghitungan surat suara, termasuk masalah surat suara yang absen.

Baca juga: Hasil Sementara Pilpres AS, Joe Biden Unggul Jauh dari Petahana Donald Trump

Baca juga: Sempat Tak Diunggulkan, Petaruh Kini Jagokan Donald Trump Menangi Pilpres AS

Baca juga: Jelang Pemungutan Suara 3 November, Hasil Jajak Pendapat: Joe Biden Raih 51 Persen Suara dari Trump

Baca juga: Tanpa Masker, Melania Trump Tampil Modis Pakai Gaun Guci dan Tas Hermes saat Beri Hak Suara Pilpres

Namun, di satu lokasi Michigan yang dipertanyakan, The Associated Press melihat, pengawas pemilu dari kedua belah pihak memantau pada Rabu.

Tim kampanye Trump juga berusaha ikut turun tangan dalam kasus Pennsylvania di Mahkamah Agung terkait apakah surat suara yang diterima hingga tiga hari setelah pemilihan dapat dihitung?

Demikian dikatakan wakil manajer kampanye Justin Clark.

Tindakan tersebut mengungkap munculnya strategi hukum yang selama ini diisyaratkan oleh Trump selama berminggu-minggu.

Tim kampanye Trump juga meminta penghitungan ulang di Wisconsin.

Manajer kampanye Bill Stepien mengungkapkan adanya 'ketidakberesan di beberapa daerah Wisconsin' tanpa memberikan rinciannya.

Tim kampanye Trump menyerukan penghentian sementara penghitungan di Michigan dan Pennsylvania sampai diberikan akses "berarti" di banyak lokasi serta diizinkan untuk meninjau surat suara yang telah dibuka dan diproses.

Baca juga: Waspada Banjir, Hujan Diperkirakan Turun di Purwokerto Siang Ini Hingga Besok Dini Hari

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, Kamis 5 November 2020 Rp 1.977.000 Per 2 Gram

Baca juga: Jadwal Acara TV Hari Ini, Kamis 5 November 2020: Ada Film Olympus Has Fallen di Trans TV

Sementara itu, tidak ada laporan penipuan atau masalah dalam surat suara di luar Pennsylvania.

Negara bagian itu memiliki 3,1 juta surat suara sehingga butuh waktu untuk dihitung.

Jaksa Agung Pennsylvania Josh Shapiro mengatakan dalam sebuah wawancara dengan CNN, gugatan itu "lebih merupakan dokumen politik daripada dokumen hukum."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved