Berita Ekonomi Bisnis

Sebulan Bisa Hasilkan 500 Motif Batik Lampung, Begini Cara Andri Dapatkan Inspirasi

hampir setiap hari Andri berusaha mencari ide dan inspirasi baru untuk menciptakan motif-motif batik Lampung yang khas usahanya itu.

Editor: deni setiawan
KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA
Andri Saprianto (32) owner sekaligus konseptor Deandra Batik Lampung sedang menggambar motif batik di tempat workshop, Rabu (28/10/2020). Dalam sebulan, Andri bisa menciptakan lebih dari 500 motif batik Lampung. 

Sejak awal pandemi pada Maret 2020, hampir setiap hari Andri berusaha mencari ide dan inspirasi baru untuk menciptakan motif-motif batik Lampung yang khas usahanya itu.

Dalam satu bulan, Andri bisa menciptakan lebih dari 500 motif batik Lampung.

"Sampai saat ini, ya mungkin sudah ribuan, satu bulan bisa sekira 500 motif," kata Andri.

Andri mengatakan, hal ini berhubungan dengan konsep penjualan yang diubahnya dan inovasi mengatasi kemacetan ekonomi di kala pandemi.

"Inovasi kami membuat batik itu ada kelas-kelasnya, mengikuti kemauan konsumen tanpa meninggalkan ciri khas," kata Andri.

Dengan begitu, kata Andri, setiap motif batik Lampung yang dikeluarkan oleh Deandra Batik Lampung ini hanya ada satu motif untuk satu helai kain.

"Satu motif ya hanya untuk satu helai kain, kecuali pesanan massal," kata Andri.

Andri menuturkan, konsep satu motif (desain) untuk satu produksi ini membuat motif itu menjadi eksklusif.

"Baik itu warna maupun motifnya, hanya satu dibuat untuk satu produksi," kata Andri.

Inovasi inilah yang menurut Andri membuat Deandra Batik Lampung memiliki ikatan spesial dengan konsumen mereka.

Dengan inovasi ini Deandra Batik Lampung mampu bertahan di tengah pandemi.

Bahkan, kata Andri, dari jumlah pekerja yang hanya 16 orang kini menjadi 24 orang.

"Memang keadaanya sekarang seperti ini."

"Tapi saya pikir ekonomi harus tetap berjalan."

"Jangan sampai mati kelaparan, apalagi menyerah pada keadaan," kata Andri. (*)

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved