Liga 1 2020
Begini Cara Bek PSIS Semarang Usir kebosanan di Masa Libur Kompetisi
Penundaan jadwal kompetisi Liga 1 mau tidak mau memaksa manajemen PSIS meliburkan para pemain sementara waktu dan tak dimungkiri bikin bosan pemain.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bek tengah PSIS Semarang, Muhammad Rio Saputro kerap merasa jenuh selama kegiatan latihan tim diliburkan.
Penundaan jadwal kompetisi Liga 1 mau tidak mau memaksa manajemen PSIS meliburkan para pemain sementara waktu.
Rio dkk diminta menjaga kondisi fisik di rumah masing-masing.
Baca juga: Liga 1 Belum Jelas, Jonathan Cantillana Bisa Saja Tinggalkan PSIS Semarang, Gabung Klub di Chile
Baca juga: Main Bola Bareng Ayah, Aktivitas Rutin Bek Sayap Muda PSIS Semarang Mengisi Libur Latihan
Baca juga: Latihan di Kampung Halaman, Bek PSIS Semarang Riyan Ardiansyah Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
Baca juga: CEO PSIS Semarang Pastikan Dragan Djukanovic Tak Akan Hijrah Hingga Musim 2021, Ini Buktinya
Rio menyebut saat ini ia menikmati masa libur latihan dengan kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Jepara.
"Tentunya dengan libur sementara ini, kadang bosan juga."
"Biasanya saya dan teman-teman di sini main game."
"Kadang juga kumpul-kumpul sama keluarga dan teman-teman."
"Menghilangkan stres, bosan, seperti itu," ungkap Rio kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (27/10/2020).
Beruntung, kata Rio, sejauh ini tetap memiliki sejumlah aktivitas bermain bola.
Sehingga tidak terlalu stress dan bosan.
Biasanya jika tak ada kegiatan sekalipun, latihan fisik yang ia lakukan yakni skipping.
"Kesibukan saya kadang kalau sendiri nambah-nambah latihan fisik seperti skipping."
"Jaga kondisi biar feeling ballnya tidak hilang."
"Tapi kebanyakan biasanya main sama warga dan keponakan."
"Kalau main bola seminggu tiga kali, Minggu, Jumat, dan Rabu."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/rio-saputro-psis-semarang.jpg)