Breaking News:

PSIS Semarang

Pulang Kampung ke Surabaya selama Tim Diliburkan, Fandi Eko Pilih Latihan Bareng Pemain Liga 2 dan 3

Gelandang PSIS Semarang, Fandi Eko Utomo, memilih kembali ke kampung halaman di Surabaya selama kegiatan tim diliburkan.

TRIBUNBANYUMAS/FRANCISKUS ARIEL SETIAPUTRA
Gelandang PSIS Semarang, Fandi Eko Utomo. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SURABAYA - Gelandang PSIS Semarang, Fandi Eko Utomo, memilih kembali ke kampung halaman di Surabaya selama kegiatan tim diliburkan.

Anak dari mantan pesepakbola nasional, Yusuf Ekodono tersebut mengaku, tak ada kesibukan lain diluar sepakbola.

Karena itu, sembari menunggu tim kembali menggelar latihan, selama di Surabaya, Fandi fokus menjaga kondisi fisik.

Ia mengaku tak sendiri. Sebab, ia juga berlatih bersama sejumlah rekan seprofesinya yang kebetulan berdekatan dengan kediamannya di Surabaya.

Baca juga: CEO PSIS Semarang Pastikan Dragan Djukanovic Tak Akan Hijrah Hingga Musim 2021, Ini Buktinya

Baca juga: Karena Alasan Ini, Yoyok Tak Khawatir Semua Pemain Asing PSIS Semarang Bakal Hijrah

Baca juga: Persiapan Mepet, PSIS Semarang Siap Ambil Risiko Bila Digelar Awal November

Baca juga: Tak Ingin Di-PHP Lagi, PSIS Semarang Ingin PSSI Pastikan Izin Pertandingan Liga 1 dari Polri Turun

Fandi menyebut, ada dari beberapa pemain klub PS Hizbul Wathan yang musim ini berlaga di kompetisi Liga 2.

Fandi juga berlatih bersama sejumlah rekannya yang berlaga di klub Liga 3.

"Kesibukan saya selama kegiatan tim sedang off ini, tentunya fokus berlatih. Soalnya, saya tidak ada kegiatan yang lain. Kebetulan, di sekitar rumah, ada beberapa teman-teman pemain bola dari klub Liga 2 dan Liga 3," kata Fandi kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (25/10/2020).

"Ada yang dari Liga 2 PSHW, namanya Heri dan Novaldo. Lalu, yang dari Liga 3, dari Persegres Gresik namanya Gozi dan Supaat," kata Fandi.

Merespon soal kompetisi Liga 1 yang saat ini kembali ditunda, Fandi mengaku cukup menyayangkan.

Sejatinya, kompetisi Liga 1 digulirkan pada awal Oktober lalu namun karena masalah perizinan, kompetisi kembali ditunda.

Hingga saat ini, belum ada kepastian terkait kompetisi meski beberapa waktu lalu, PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB), dan 18 Klub peserta telah menyepakati kompetisi dijalankan lagi mulai 1 November mendatang.

Baca juga: Kalah 1-3 dari Real Madrid, Barcelona Langsung Terlempar di 10 Besar Klasemen Liga Spanyol

Baca juga: Ajang Perburuan Poin untuk Raih Gelar Juara Dunia, Berikut Link Live Streaming MotoGP Teruel

Baca juga: Duduki Peringkat Atas Penjualan di Plasa Simpanglima Semarang, Berikut Spesifikasi Xiaomi Redmi 9C

Baca juga: Khabib Nurmagomedov Umumkan Pensiun dari MMA: Janji ke Ibu, Tak Terkalahkan Dalam Duel 29 Kali

Namun begitu, hal tersebut belum tentu terlaksana sebab semuanya bergantung pada perizinan dari pihak kepolisian.

"Harapannya, kompetisi kembali dilanjutkan. Dan kalau boleh jujur, dampak dari penundaan kompetisi ini buat kami, pemain, secara mental pasti berpengaruh. Ketidakpastian liga bisa lanjut lagi atau tidak, benar-benar tidak ada yang bisa memastikan," kata Fandi Eko. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved