Prakiraan Cuaca
Cuaca Purwokerto Hari Ini: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Sore Hingga Malam
Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini soal gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah.
Penulis: Reza Gustav Pradana | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM - Berikut prakiraan cuaca dan peringatan dini di Jawa Tengah hari ini, Jumat (23/10/2020), dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Menurut Forecaster BMKG Kelas II Ahmad Yani Semarang Triyotomo, ada potensi hujan ringan-sedang-lebat disertai petir dan angin kencang yang terjadi di sejumlah wilayah antara siang, sore dan malam hari.
Dikutip dari laman bmkg.go.id, peringatan dini potensi hujan lebat disertai petir dan diikuti angin kencang terjadi pada sore hingga malam hari.
"Potensi hujan lebat disertai petir dan diikuti angin kencang pada sore-malam hari di wilayah Eks Karesidenan Banyumas, sebagian pegunungan tengah, Eks Karesidenan Surakarta dan Eks Karesidenan Pati. Waspada gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah," tulis BMKG.
Baca juga: BMKG: Dampak Tertinggi Akibat La Nina di Jateng Bagian Selatan, Seperti Cilacap dan Banyumas
Baca juga: La Nina Mulai Datang, BMKG Peringatkan Datangnya Hujan Lebat 18-24 Oktober 2020
Baca juga: Hujan Deras di Cirahab Banyumas Picu Longsor di 4 Titik
Baca juga: Diguyur Hujan dari Sore Hingga Dini Hari, Sejumlah Tebing di 5 Desa di Banyumas Longsor
Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini soal gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah.
Hampir seluruh wilayah di Jateng berpotensi hujan, terutama saat malam hari.
Beberapa wilayah tersebut di antaranya Banjarnegara, Purwokerto, juga Purbalingga.
Suhu udara berkisar antara 21 derajat dan mencapai 33 derajat Celcius.
Kelembaban udara di seluruh wilayah berkisar antara 60 hingga 95 persen.
Sebagai informasi, BMKG telah mengeluarkan informasi prakiraan awal musim hujan tahun 2020 dan masa peralihan dari kemarau ke penghujan.
"Diprediksikan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki periode awal musim hujan mulai akhir bulan Oktober-Nopember 2020," ungkap Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto melalui Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Semarang Iis Widya Harmoko, Selasa (22/9/2020).
"Selama bulan September-Oktober ini, periode peralihan musim (pancaroba) dari kemarau ke penghujan masih berlangsung di beberapa wilayah Indonesia di mana kondisi hujan tidak merata dapat terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat," imbuhnya.
Baca juga: Debat Final Capres AS: Ini Perbedaan Sikap Donald Trump dan Joe Biden Terkait Lockdown Covid-19
Baca juga: Hasil Lengkap Liga Europa: Arsenal, Leicester City, dan Tottenham Hotspur Raih Poin Penuh
Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, 23 Oktober 2020 Rp 2.040.000 Per 2 Gram
Baca juga: Jadwal Acara TV Hari Ini, Jumat 23 Oktober 2020: Ada Film Money Monster di TransTV
Ia juga mengatakan bahwa masyarakat perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es. (tribunjateng/rez)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-deras-akibat-cuaca-ekstrim.jpg)