Breaking News:

Berita Tegal

10 Granat Nanas Diduga Aktif Ditemukan di Bawah Jembatan Kagok Slawi Tegal

Proses evakuasi dilakukan tim Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Tengah sekitar pukul 19.00. Selama proses evakuasi, polisi menutup jembatan.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Polisi bersenjata lengkap memperketat penjagaan saat tim Gegana Polda Jateng mengevakuasi 10 granat nanas diduga aktif di sekitar Jembatan Kagok (Jembatan Kaligung) di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Rabu (14/10/2020) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Warga Kagok, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, digegerkan penemuan 10 granat nanas yang diduga masih aktif di sekitar Jembatan Kaligung atau biasa dikenal sebagai Jembatan Kagok, Rabu (14/10/2020) petang.

Proses evakuasi dilakukan tim Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jawa Tengah (Jateng) sekitar pukul 19.00. Selama proses evakuasi, polisi menutup jembatan dari arus lalu lintas dari kedua arah.

Satreskrim Polres Tegal AKP Heru Sanusi mengungkapkan, granat nanas tersebut pertama kali ditemukan pekerja yang sedang bertugas membersihkan dan mengontrol saluran air PDAM.

Sesampai di bawah jembatan, yang bersangkutan menemukan sebuah plastik di atas gundukan tanah dekat penyangga jembatan. Saat dicek, plastik tersebut berisi enam buah granat nanas.

Baca juga: Bongkar Lemari Almarhum Suami, Warga Pati Ini Temukan 2 Granat Nanas Aktif

Baca juga: Saat Kerja Bakti, Siswa SMP Ini Temukan Granat di Sekolah

Baca juga: Geger, Warga Sumberadi Kebumen Temukan Granat saat Kerja Bakti, Diperkirakan Masih Bisa Meledak

Temuan ini pun langsung dilaporkan ke pihak berwajib. Dan saat tim Gegana melakukan penyisiran, tim menemukan lagi empat granat jenis yang sama di lokasi terpisah.

"Awalnya, yang ditemukan jumlahnya ada 6 granat nanas. Namun, setelah tim Gegana tadi menyisir lokasi di sekitar jembatan, ternyata menemukan empat granat lagi. Sehingga, totalnya ada 10 granat. Kondisi granat memang sudah berkarat tapi kami duga masih aktif," jelas AKP Heru Sanusi di lokasi kejadian, Rabu malam.

"Proses selanjutnya kami serahkan ke tim Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jateng," ujarnya.

Jalan di sekitar lokasi jembatan Kagok pun ditutup sementara oleh pihak Polres Tegal, untuk memudahkan proses evakuasi. Sehingga, kendaraan yang akan melintas diminta putar balik.

Meski begitu, warga terlihat masih memadati sekitar lokasi. Mayoritas merasa penasaran dan ingin melihat proses evakuasi granat nanas tersebut.

Namun, demi keamanan, warga tidak boleh mendekati lokasi sehingga mereka hanya bisa melihat dari kejauhan. (*)

Baca juga: Viral Video Ambulans Dikejar Aparat saat Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja, Begini Penjelasan Polisi

Baca juga: Cuaca Purwokerto Hari Ini: Siang Hingga Malam Diperkirakan Berawan

Baca juga: Harga Emas Antam di Pegadaian Pagi Ini, 15 Oktober 2020 Rp 2.037.000 Per 2 Gram

Baca juga: Jadwal Acara TV Hari Ini, Kamis 15 Oktober 2020: Ada Film Oblivion di GTV

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved