Berita Banjarnegara

Tol Kahyangan Menuju Dieng Jadi Favorit Warga, Tiap Sore Ramai Remaja Pemburu Sunset

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara Agung Yusianto mengatakan, jalur itu bahkan dijuluki sebagai Tol Kahyangan.

Editor: rika irawati
Istimewa
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono (tengah, celana hitam) bersama jajarannya meninjau jalur alternatif Batang - Dieng, yang dijuluki 'Tol Kahyangan'. 

TRIBUNBANYUMAS.COM – Beberapa bulan belakangan, Jalan Batang–Dieng via Kecamatan Bawang ramai diperbincangkan di media sosial lantaran pemandangan yang ditawarkan sangat indah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara Agung Yusianto mengatakan, jalur itu bahkan dijuluki sebagai Tol Kahyangan.

"Sudah ramai sejak tiga bulan yang lalu, makin ramai karena viral di media sosial saat ini. Jalan tembus Batang ke Dieng ini memang lokasi yang sangat menarik dikunjungi," kata dia kepada Kompas.com, Minggu (11/10/2020).

Jalan Batang–Dieng merupakan jalur yang melintasi perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan kabupaten Batang di Jawa Tengah.

Ini Tren Baru Virtual Tour, Wisatawan Bisa Jelajahi Dieng dari Ruang Digital

Begini Gambaran Prosesi Potong Rambut Gimbal di Dieng Banjarnegara, Tetap Sakral Meski Sederhana

Jembatan Plipiran Dibangun Tahun Depan, Bupati Banjarnegara: Bakal Jadi Jalur Favorit Menuju Dieng

Jalan Lingkar Ratamba-Sumberejo Diperlebar, Akses ke Batur dan Dieng Diklaim Bakal Makin Lancar

Menurut Agung, jalan yang berada di puncak pegunungan tersebut menawarkan pemandangan hamparan perbukitan dan hutan yang masih asri.

Meski sekarang ini wisatawan berbondong-bondong berkunjung ke sana saat hari libur, pada hari biasa, setiap sore pun jalanan tersebut ramai oleh para remaja pemburu sunset.

"Tol Kahyangan berada di ketinggian kisaran 2.100-an meter dari permukaan laut (mdpl). Mudah juga diaksesnya, dari arah Dieng ke situ cuma 5 kilometer," ujar Agung.

Didominasi pengendara motor

Sejak Kabupaten Banjarnegara membuka kembali pariwisatanya pada 1 Agustus 2020, Agung mengatakan bahwa jalur tersebut langsung ramai wisatawan.

Mayoritas wisatawan pengguna kendaraan roda empat dan roda dua yang datang ke sana berasal dari Jakarta dan area Pantura.

"Mobil dan motor sering berkunjung ke sini. Jalur ini ramai tapi tidak macet dan masih lancar karena yang paling banyak adalah pengguna motor," kata Agung.

Bakal ada tempat istirahat

Guna mengantisipasi lonjakan wisatawan yang ingin menikmati keindahan Tol Kahyangan, Agung mengungkapkan bahwa pihaknya akan membangun tempat istirahat (rest area) pada 2021.
Nantinya, lokasi tempat istirahat akan berada tepat di perbatasan Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Batang.

"Kami akan adakan penataan tempat parkir. Kondisi sekarang banyak yang parkir di pinggir jalan. Walau tidak memakan jalan tapi cukup mengganggu sehingga orang yang melintasi jalur harus pelan-pelan," ucap Agung.

Ganjar Ajak Warga Jateng Beri Masukan Pascadisahkannya UU Cipta Kerja

BMKG Peringatkan Adanya Hujan Ekstrem Hingga Desember 2020

Wisata Alam Posong Temanggung: Tawarkan Keindahan Golden Sunrise di Lembah Gunung Sindoro

Waspada, Penipuan Modus Daftar Prakerja Beredar Lewat Whatsapp

Jika tempat istirahat sudah jadi, wisatawan dapat berhenti sejenak di sana dan turun dari kendaraan untuk menikmati pemandangan alam.

Untuk merealisasikan pembangunan tempat istirahat, Agung mengatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Perum Perhutani karena sebagian area masuk wilayah mereka.

Soal kerja sama dengan Kabupaten Batang, menurut Agung, hal tersebut hanya sebatas penertiban pedagang dan kendaraan wisatawan.

"Kita saling menghormati saja. Kalau ada obyek wisata di sepanjang jalur (di daerah masing-masing), kelola masing-masing. Kerja sama akan ke arah penertiban supaya nyaman," imbuh dia. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jalan Dieng via Bawang Ramai di Internet, Disebut Tol Kahyangan".

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved