Penanganan Corona

Pengelola Objek Wisata Guci Tegal Tolak Pengunjung Tak Bermasker Guna Cegah Penyebaran Covid-19

Belum ada imbauan untuk menutup objek wisata sehingga meski kasus Covid-19 semakin meningkat, objek wisata Guci tetap beroperasi seperti biasa.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Salah satu spot foto di objek wisata Guci, Kabupaten Tegal. Pengelola objek wisata ini memperketat protokol kesehatan bagi pengunjung dan pedagang setelah Kabupaten Tegal kembali berstatus zona merah penyebaran Covid-19. 

Bahkan dikatakan oleh Hasib, aturan bagi pedagang jauh lebih ketat lagi, yaitu saat ditemui tidak memakai masker, tidak menerapkan protokol kesehatan menjaga jarak, rajin mencuci tangan, maka harus pulang dan tidak boleh berjualan.

"Kalau jumlah pengunjung saat ini relatif sepi. Karena menurut saya, status zona merah dan PSBB di Jakarta juga sangat berpengaruh," ujarnya.

"Rata-rata pengunjung per hari sekitar 400-500 pengunjung. Sedangkan kalau hari libur sekitar 1.000-3.000 pengunjung. Kalau objek wisata air yang untuk umum belum dibuka, tapi kalau untuk keluarga seperti di penginapan sudah diperbolehkan," terang Hasib.

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 3M (memakai masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga jarak). (*)

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved