Breaking News:

Berita Banjarnegara

Relawan Banjarnegara Galang Donasi Ringankan Beban Petani Sayur, Begini Cara Mereka Melakukannya

Para relawan dari berbagai unsur yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid 19 Karangkobar Banjarnegara, bahu membahu untuk membantu petani.

Penulis: khoirul muzaki
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Para relawan di Kabupaten Banjarnegara sedang bahu membahu membantu para petani sayur, Jumat (25/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Derita petani sayur karena harga hasil panennya anjlok memantik kepedulian sosial.

Para relawan dari berbagai unsur yang tergabung dalam Satgas Penanganan Covid 19 Karangkobar Banjarnegara, bahu membahu untuk membantu petani.

Mereka gabungan dari berbagai organisasi dan komunitas.

Sertijab Wakapolres dan Kasatlantas Polres Banjarnegara, Kapolres: Selamat dan Terima Kasih

Kota Satelit Klampok Banjarnegara Terima Program Kotaku Kementerian PUPR

Terdampak Kekeringan, BPBD Banjarnegara Droping Air Bersih di Desa Wanadri

Mulai Memasuki Pancaroba di Banjarnegara, Kalibening Rawan Longsor, Camat Minta Kades Lebih Waspada

Yakni Karya Katresnan Banjarnegara (KKB), RAPI Banjarnegara, Destana Sampang Tangguh Bencana, Banser, dan Saka Bhakti Husada.

Saat harga sayur anjlok, banyak petani yang membiarkan tanamannya membusuk di ladang.

Mereka sengaja tak memanennya lantaran tidak membuahkan hasil.

Ini adalah masa-masa sulit petani.

Bukan hanya kesehatan yang terancam karena pandemi, perekonomian mereka pun terpuruk.

Musim panen yang menjanjikan harapan, berubah jadi mimpi buruk.

Bagaimana tidak, Adi Rusprianto, koordinator relawan Satgas Penanganan Covid 19 Karangkobar mencontohkan, harga 1 kilogram kubis di tingkat petani hanya berkisar Rp 300-500.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved