Breaking News:

Teror Virus Corona

Lockdown Sementara Dua Ponpes di Banyumas, Bupati: Demi Lindungi yang Sudah Sepuh

Untuk menghindari penyebaran yang lebih luas, Bupati Banyumas Achmad Husein meminta kedua ponpes tersebut menerapkan karantina atau lockdown.

TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Klaster baru penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Banyumas, terus bermunculan.

Setelah klaster perkantoran, kini muncul klaster baru yakni di pondok pesantren (ponpes).

"Contohnya ponpes di Kecamatan Sumbang, ini yang positif Covid-19 malah sudah banyak," ungkap Bupati Banyumas Achmad Husein, Senin (21/9/2020).

Pihak Keluarga Sempat Memandikan Jenazah Pasien Covid-19, Dinkes Cilacap: Meninggal di Banyumas

Satu Anak Masih dalam Pencarian, Tagana Banyumas: Tenggelam di Sungai Tajum Desa Banteran Wangon

Pemkab Banyumas Kembali Berlakukan 50 Persen Pegawai Kerja dari Rumah, Rapat Tatap Muka Dilarang

Dua Pejabat Pemkab Banyumas Positif Covid-19, Dinkes: Keduanya Kategori Pasien OTG

Berdasarkan hasil tes swab beberapa waktu lalu, terdapat sembilan santri yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebagian merupakan warga luar Kabupaten Banyumas.

"Kemarin saja sudah ada sembilan, enggak tahu (bisa bertambah atau tidak) tergantung hasil swab yang akan datang," ujar Husein.

Selain itu, seorang santri di sebuah ponpes di Kecamatan Purwokerto Utara juga terkonfirmasi positif Covid-19.

Jumlah santri yang terpapar di ponpes itu dimungkinkam bertambah, karena sebagian besar masih menunggu hasil swab.

"Ada santri lain dengan gejala mirip Covid-19 ini menunggu hasil swab."

"Ada 30 santri yang gejalanya kehilangan indera penciuman, tapi kami masih menunggu hasil swab."

Halaman
12
Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved