Berita Purbalingga
Target PAD Kabupaten Purbalingga Sektor Pajak Dikurangi Rp 1,4 Miliar
Dinperindag Kabupaten Purbalingga targetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar capai Rp 3,6 miliar.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Purbalingga targetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar capai Rp 3,6 miliar.
Kabid Pasar Dinperindag Kabupaten Purbalingga, Supri Hastono mengatakan, sebelum pandemi dinas ditarget PAD sebesar Rp 5 miliar.
Namun, karena pandemi, terdaat berbagai kebijakan yang dikeluarkan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi).
Satu di antaranya adalah relaksasi pelonggaran retribusi kepada para pedagang pasar.
• Resmi, PKU Muhammadiyah Purbalingga Bermetamorfosis Jadi Rumah Sakit Umum
• Dua Bakal Paslon Kepala Daerah di Purbalingga Lolos Tes Kesehatan, 23 September Penetapan
• Bupati Sebut Ketersediaan Tempat Tidur Rumah Sakit di Purbalingga Belum Penuhi Standar WHO
• Begini Cara Pasutri Asal Purbalingga Ini Majukan Desanya, Ajak Remaja Bikin Mural Cartoon Village
"Tadinya Rp 5 miliar, berubah jadi Rp 3,6 miliar."
"Itu realistis karena kami yakin mencapai mencapai target tersebut,” ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (16/9/2020).
Menurutnya, kebijakan pelonggaran yang dimaksud yakni dua bulan sama sekali tidak memberikan retribusi dan sebulan hanya membayar setengah dari yang biasanya.
Kebijakan itu membuat pedagang pasar bisa bernapas lebih lega beberapa waktu lalu dengan kelonggaran tersebut.
“Dua bulan free dan yang satu bulan itu hanya membayar setengah dari yang ditetapkan."
"Kebijakan itu pun sudah sudah disetujui oleh tim anggaran Pemkab Purbalingga,” tuturnya.
Dia mengatakan, sejauh ini pendapatan diterima sudah tercapai sekira 60 persen dari target Rp 3,6 miliar.
Pada 2021, Dinperindag kembali akan menargetkan Rp 5 miliar dari 21 pasar yang dikelola Pemkab Purbalingga.
“Sepinya minat beli di pasar juga berpengaruh."
"Selain itu berdagang online juga mempengaruhi."
"Tapi apapun juga kami mendukung pemerintah untuk menurunkan angka Covid-19 walaupun menurunkan geliat kegiatan,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bawang-putih-melonjak-pasar-di-purbalingga-alami-kelangkaan.jpg)