Berita Jawa Tengah

Banyak Dobel Data di Kota Salatiga, Pendaftaran Program BLT Kementerian Koperasi dan UMKM

Mengenai proses pencairan BLT sebagai tambahan modal sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Koperasi dan UMKM.

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
ILUSTRASI - Gedung Pemkot Salatiga pada Senin (22/6/2020) petang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Pendaftaran program bantuan langsung tunai (BLT) bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) secara nasional resmi ditutup, Selasa (15/9/2020).

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Salatiga'> UMKM Kota Salatiga, Wuri Pudjiastuti mengatakan, sampai hari terakhir pendaftaran tercatat ada 10 ribu UMKM di Salatiga mendaftar program BLT Kementerian Koperasi dan UMKM tersebut.

"Hampir semua pelaku UMKM di Salatiga mendaftar program BLT."

"Total ada sekira 10 ribu usaha mulai kuliner, kerajinan, handicraft, dan lain sebagainya," terangnya keapda Tribunbanyumas.com, Rabu (16/9/2020).

26.671 Pelajar Kota Salatiga Pasti Dapat Subsidi Kuota Internet, Disalurkan Mulai 15 September

KBM Tatap Muka Ditunda di Salatiga, Rencana Awal Padahal Mulai Akhir September 2020, Karena Hal Ini

Para Atlet Kota Salatiga Diminta Bisa Dirikan UMKM, Yuliyanto: Kami Bantu Permudah Pengajuannya

Dokter IGD RSUD Salatiga Positif Covid-19, Direktur: Layanan Masih Tetap Seperti Biasa

Menurut Wuri, sekarang pihaknya tengah melakukan penyortiran UMKM yang mengajukan BLT.

Tujuannya, memastikan penerima bantuan berasal dari UMKM aktif dan memiliki omset.

Ia menambahkan, mengenai proses pencairan BLT sebagai tambahan modal sepenuhnya menjadi kewenangan Kementerian Koperasi dan UMKM.

Tentu pula harus sesuai kelengkapan dokumen yang diinput secara online.

"Dari data yang mendaftar ke Dinkop Salatiga rata-rata dobel atau ganda."

"Jadi ini sedang kami lakukan penelitian supaya tidak salah."

"Adapun beberapa UMKM telah menerima bantuan modal nilainya Rp 2,4 juta," katanya.

Dikatakan Wuri, tidak semua pelaku UMKM yang sudah mendaftar bisa mendapatkan dana hibah produktif tersebut.

Itu karena terlebih dahulu akan diseleksi oleh Kementerian Koperasi dan UMKM.

Syaratnya, lanjut dia, UMKM belum pernah mengakses kredit dari perbankan.

Bukan ASN/TNI/Polri dan punya nomor induk kependudukan.

"Program BLT produktif bagi pelaku UMKM ini merupakan program Pemerintah Pusat untuk 12 juta UMKM di seluruh Indonesia."

"Program itu dimaksudkan untuk pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi Covid-19," ujarnya. (M Nafiul Haris)

Oleh Samsul Warga Banyumas Ini, Limbah Pipa PVC Disulap Jadi Lampu Hias, Awal dari Hobi Menggambar

Ketua MUI Banyumas Curhat Belum Miliki Gedung Sekretariat, Begini Jawaban Bupati Achmad Husein

Resmi, PKU Muhammadiyah Purbalingga Bermetamorfosis Jadi Rumah Sakit Umum

Tingkah Pelajar SMK di Kebumen, Bukannya Mulut dan Hidung, Masker Justru untuk Tutupi Lampu Motor

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved