Jumat, 15 Mei 2026

Berita Kriminal

Ibu Tega Bunuh Anak di Lebak Gara-gara Kesal Anak Susah Mengerti saat Belajar Daring

Polisi mengungkap alasan suami istri, IS (27) dan LH (26) di Tangerang, tega membunuh dan menguburkan anak kandung dengan pakaian lengkap.

Tayang:
Editor: rika irawati
Kompas.com/Istimewa
Kepolisian dan warga Desa Cipalabuh, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten melakukan pengangkatan jenazah yang diduga korban pembunuhan, Sabtu (12/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM - Polisi mengungkap alasan pasangan suami istri, IS (27) dan LH (26) di Tangerang, tega membunuh dan menguburkan anak kandung mereka dengan pakaian lengkap.

Ternyata, pembunuhan itu bermula karena sang ibu, LH, tidak sabar mengajari korban yang berusia 8 tahun atau duduk di bangku kelas 1 SD.

LH kemudian melakukan kekerasan fisik pada anak perempuan itu, mulai dari tangan kosong sampai menggunakan sapu. Mirisnya, sang anak meninggal dunia.

Panik, orangtua menguburkan bocah tersebut masih dengan pakaian lengkap.

Pukul bagian belakang kepala

Peristiwa terjadi pada 26 Agustus 2020 lalu di rumah kontrakan mereka, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.

Jenazah Bocah Perempuan Berpakaian Lengkap Ditemukan Terkubur di Lebak, Diduga Dibunuh Orangtua

Mayat Ariani Ditemukan setelah Tetangga Kos Dengar Anak Menangis Sejak Pukul 03.00 WIB

LH mengaku saat itu ia sedang mengajarkan anaknya belajar. Namun, sang anak membuatnya kesal karena susah diajari saat belajar daring atau online.

"Kami dalami mereka, khususnya kepada almarhum yang merupakan anak kandungnya sendiri dia merasa kesal, merasa anaknya ini susah diajarkan, susah dikasih tahu, sehingga kesal dan gelap mata," kata David kepada Kompas.com di Polres Lebak, Rangkasbitung, Senin (14/9/2020).

Menurut David, LH melakukan serangkaian tindak kekerasan, seperti mencubit, memukul tangan kosong hingga menggunakan sapu.

Ketika korban sudah tersungkur lemas, LH tidak berhenti melakukan kekerasan, bahkan memukul kepala bagian belakang tiga kali.

Meninggal dalam perjalanan

Mengetahui kejadian tersebut, sang suami IS sempat marah kepada LH dan berinisiatif membawa korban keluar dari rumah.

Alasannya ialah agar korban mendapatkan udara segar dan kembali sehat. Karena kondisi sudah lemah, akhirnya korban meninggal di perjalanan.

Pelaku Penusuk Syekh Ali Jaber Diduga Sakit Jiwa, Berikut Faktanya

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Artis Korea Oh In Hye yang Diduga Mencoba Bunuh Diri Meninggal

"Dibawa keluar cari udara segar, anak ini kan sesak napas, harapannya bisa baikan, tapi saat dalam perjalanan meninggal dunia," kata David.

Hilangkan jejak ke Banten

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved