Breaking News:

Berita Banjarnegara

Serahkan 105 Sertifikat Tanah Program PTSL, BPN Banjarnegara Minta Warga Cek Lagi Nama yang Tertera

Budhi Sarwono mengingatkan kepada warga agar menyimpan baik-baik bukti kepemilikan tanah tersebut.

TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menyerahkan secara simbolis 105 sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Purwodadi, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, di balai desa setempat, Rabu (9/9/2020). 

TRIBUNJATRNG.COM, BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menyerahkan secara simbolis 105 sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Purwodadi, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, di balai desa setempat, Rabu (9/9/2020).

Budhi Sarwono mengucapkan selamat kepada warga yang baru saja menerima sertifikat. Dia pun mengingatkan kepada warga agar menyimpan baik-baik bukti kepemilikan tanah tersebut.

"Ingat, masalah tanah sangat penting. Keabsahan kepemilikannya sangat penting. Agar tidak menimbulkan sengketa dan hal-hal yang tak diinginkan di kemudian hari," kata Budhi dalam sambutannya.

Kisah Didi Khomsa Asal Banjarnegara, Guru Patungan Bantu Biaya Urus Registrasi KIP Kuliah di Unnes

Dapat Pendampingan dari PT Java Agritec, Petani Merica di Banjarnegara Siap Penuhi Target Ekspor

Jembatan Plipiran Dibangun Tahun Depan, Bupati Banjarnegara: Bakal Jadi Jalur Favorit Menuju Dieng

Sementara itu, kepala ATR/BPN Banjarnegara A Yani, mengapresiasi dukungan bupati dalam program PTSL ini. Yani mengingatkan, apabila ada kekeliruan dalam penulisan sertifikat agar segera lapor kepala desa yang nantinya akan diperbaiki dari pihak kantor ART/BPN.

"Dicermati dengan seksama, pengalaman kami di lapangan, banyak terjadi kesalahan penulisan nama, seperti Achmad dan Ahmad, Jaenal dengan nama panggilan Enal. Jadi, koreksi juga sangat penting," katanya.

A Yani menjelaskan, penerbitan sertifikat gratis alias tidak dipungut biaya, baik sejak penyuluhan, pengumuman, penerbitan, dan pembagiannya ke masyarakat. Ini, terkecuali kegiatan sebelumnya, semisal surat menyurat, pematokan tanah, yang menjadi tanggungan pemohon.

Diduga Kelaparan, Kera Ekor Panjang di Kompleks Masjid Saka Tunggal Banyumas Serbu Pemukiman Warga

Dua Rumah di Kemutug Lor Banyumas Ludes Terbakar, Api Diduga Muncul dari Tungku

Boleh Buka Lagi, Pengelola Tempat Wisata Air di Banyumas Diminta Sediakan Tempat Meludah

ATR/BPN Banjarnegara menargetkan sertifikasi sebelum adanya pandemi Covid-19 sebanyak 70.000 bidang. Tapi, menyusul adanya wabah Covid-19, targetnya dikurangi menjadi 58.554 bidang. Untuk Kecamatan Karangkobar, jumlah sertifikat tanah yang digarap mencapai 1950 buah.

Ahmad, penerima sertifikat dari desa setempat merasa gembira dengan terbitnya sertifikat tersebut. "Alhamdulillah, akhirnya jadi juga sertifikat tanah kami. Sertifikat ini adalah bukti sah kepemilikan tanah keluarga kami," ujarnya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved