Berita Kesehatan
Sering Alami Kecemasan di Malam Hari? Untuk Mengatasinya Coba Pakai Dua Cara Ini
Pada malam hari, otak dan pikiran bawah sadar terus memproses dan menghadapi tantangan yang dialami sepanjang hari.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Hal normal dalam setiap kehidupan seseorang, satu di antaranya adalah mengalami atau muncul suatu kecemasan.
Tapi bila kecemasan itu berjangka panjang, tentu dapat menganggu kehidupan sehari-hari.
Tak jarang, rasa cemas seringkali hadir saat malam hari sehingga menganggu kualitas tidur seseorang.
• Vespa Terbaru Milik Piaggio Indonesia Sudah Dipasarkan, Harga Skutik Berjiwa Muda Ini Rp 39 Juta
• Calon Petahana Bupati Kendal Mirna Annisa Bakal Diusung Partai Gerindra? Ini Kata Sriyanto Saputro
• Berhasrat Bisa Selalu Hidup Glamor, Pengepul Pepaya di Kebumen Gelapkan Mobil Rentalan
• Pilkada Kabupaten Kendal, PDIP Usung Tino-Mustamsikin, Empat Partai Belum Tentukan Sikap
Padahal, kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental.
Menurut data Healthline, malam hari adalah waktu paling umum terjadinya kecemasan bagi banyak orang.
Kondisi ini bisa menjadi lingkaran setan.
Pasalnya, kecemasan bisa menyebabkan kualitas tidur terganggu.
Sebaliknya, kualitas tidur yang terganggu akan memperburuk gejala kecemasan.
Penyebab kecemasan di malam hari
Melansir dari Kompas.com, Jumat (28/8/2020), kecemasan di malam hari biasanya dipicu oleh peristiwa yang terjadi di siang hari.
Pada malam hari, otak dan pikiran bawah sadar terus memproses dan menghadapi tantangan yang dialami sepanjang hari.
Tak jarang, kondisi ini bisa memicu insomnia dan berbagai gangguan tidur.
Dalam kasus ekstrem, kecemasan di malam hari bisa berubah menjadi serangan panik dan kelumpuhan tidur.
Atau ketidakmampuan untuk bergerak dan berbicara saat tertidur atau setelah bangun.
Kondisi ini juga bisa memicu mimpi buruk sehingga mengakibatkan seseorang sering terbangun di malam hari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/kecemasan-malam-hari.jpg)