Selasa, 21 April 2026

Berita Video

Video Ibunda Staf KPU Yahukimo Hendry Jovinski Berharap Pembunuh Dihukum Seberat-beratnya

Ibunda Hendry Jovinski, Vivin Monika, mengaku masih tidak percaya kehilangan buah hatinya. Dia mengungkapkan kenangan putranya tersebut.

Kedatangannya, mewakili seluruh jajaran KPU RI, menyampaikan tali asih, yang merupakan donasi dari KPU-KPU seluruh Indonesia.

"Alhamdulillah, terkumpul sekitar Rp 262 juta sekian dan ini adalah bentuk simpati kami karena Hendry Jovinski wafat dalam menjalankan tugas," katanya.

Supaya kasus serupa tak terulang kepada anggota KPU, Ilham berjanji terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar membantu melindungi petugas KPU yang sedang bertugas.

Harus diakui bahwa momen pilkada sedikit meningkatkan eskalasi politik sehingga keamanan adalah hal yang sangat penting.

"Kami menjalankan tugas karena amanat undang-undang dan negara. Kami harus punya rasa aman, tidak ada yang mengintervensi," jelasnya.

Dia juga mengatakan, kategori apapun suatu wilayah, baik zona merah, kuning, atau hijau, keamanan harus diutamakan.

"Kami serahkan pada kepolisan, harapannya, pelaku dihukum seberat-beratnya. Supaya tidak terulang lagi penyerangan terhadap anggota KPU," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Hendry Jovinski dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK) di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Selasa (11/8/2020) siang.

Hendry diserang OTK saat dalam perjalanan bersama rekan kerjanya di KPU Yahukimo. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved