Berita Purbalingga
Unik, Di Desa Rembang Purbalingga, Wisatawan Bisa Ambil Paket Berburu Babi Hutan
Satu di antaranya, pemandian air panas yang terletak di Dusun Sipentul. Di desa ini, wisatawan juga bisa berburu babi hutan.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Desa Gunungwuled di Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, menyimpan beragam kekayaan alam yang bisa dijadikan destinasi wisata.
Satu di antaranya, pemandian air panas yang terletak di Dusun Sipentul. Di desa ini, wisatawan juga bisa berburu babi hutan.
Sayangnya, lokasi wisata yang ada di Dusun Sipentul ini hanya bisa ditempuh menggunakan kendaraan offroad atau berjalan kaki.
"Untuk suasana alam, di sini ada satu hal yang eksklusif, yakni berburu babi hutan," ujar Kepala Desa Gunungwuled Nasirudin Latif saat menerima kunjungan bupati dalam acara Piknik Neng Purbalingga, Minggu (16/8/2020).
• 9 Atlet Paralayang Terbang Membawa Bendera Merah Putih di Langit Pekuncen Banyumas
• Pemkab Purbalingga Janji Kembangkan Pendidikan di Pondok Pesantren
• 35 Santri di Pati Positif Covid-19 setelah Ponpes Gelar Belajar Tatap Muka Tanpa Izin
Latif menuturkan, wisata berburu babi hutan bermula dari keinginan warga Dusun Sipentul agar APBDes mengalokasikan dana untuk pengendalian hama babi hutan.
Namun, dirinya berpendapat bahwa keberadaan babi hutan bisa dijadikan paket wisata dalam hal perburuan.
"Saya berpikir, mengapa tidak kami kolaborasikan saja dengan paket wisata sehingga kami tidak perlu menganggarkan dana lagi. Babi hutan akan terkendali sebagai objek perburuan dan di sisi lain, kami memperoleh pendapatan," jelasnya.
Sementara, terkait wisata sumber mata air hangat di Kalianget, dia menyebut sebagai ikon desa.
Setelah berburu babi hutan, wisatawan bisa langsung mandi air hangat.
"Untuk mewujudkan hal tersebut, tentunya membutuhkan dukungan dari Pemkab Purbalingga dan PD Owabong agar wisata tersebut nantinya bisa laku," tutur dia.
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menuturkan, Dusun Sipetul memiliki potensi wisata yang tidak dimiliki desa lain di Purbalingga.
• Dosen Unsoed Purwokerto Terpapar Covid-19, Tertular dari Klaster Bank Syariah Mandiri
• Petani di Mandiracan Banyumas Gelar Upacara Bendera di Tengah Sawah
• Upacara 17 Agustus: Gubernur Ganjar Pranowo Ajak Warga Purbalingga Tidak Mudah Sambat
Medan menuju dusun ini diakui penuh tantangan, hanya bisa dilalui lewat jalan kaki atau kendaraan offroad.
"Potensi ini bisa dikonsepkan oleh Dinporapar dan Owabong. setelah konsep matang nanti insyaallah kami akan mendorong agar potensi ini bisa dikembangkan," ujar dia.
Bupati mengatakan, di Purbalingga akan ada Bandara JB Soedirman. Tentunya, sektor pariwisata perlu digarap guna menunjang keberadaan bandara.
"Hari ini, saya survei langsung sekaligus menyemangati Pokdarwis yang selama pandemi ini menjadi sektor terdampak, dengan harapan wisata ini kembali menggeliat. Tentunya tetap memperhatikan protokol kesehatan," ujarnya. (*)