Teror Virus Corona
Dosen Unsoed Purwokerto Terpapar Covid-19, Tertular dari Klaster Bank Syariah Mandiri
Seorang dosen di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dinyatakan positif Covid-19.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Seorang dosen di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto dinyatakan positif Covid-19.
Dosen tersebut sebelumnya memiliki kontak erat dengan pasien positif Covid-19 dari klaster Bank Syariah Mandiri (BSM) Purwokerto.
"Memang betul, ada yang positif, yang merupakan hasil tracing dari pasien positif dari Bank Syariah Mandiri (BSM). Satu rumah dengan pasien positif covid-19 dari BSM. Pegawai BSM ini punya putri yang menjadi dosen di Unsoed," ujar Bupati Banyumas Achmad Husein di Purwokerto, Senin (17/8/2020).
• 12 Pegawai Bank Syariah Mandiri Purwokerto Positif Covid-19
• Upacara 17 Agustus: Gubernur Ganjar Pranowo Ajak Warga Purbalingga Tidak Mudah Sambat
• Pemuda di Kebumen Ini Nekat Terobos Kos Wanita. Sambil Acungkan Pisau, Minta Dipuaskan Nafsunya
• Jembatan Kasri di Desa Balapulang Wetan Tegal Disulap Jadi Warna-warni, Ini Tujuan Remaja Setempat
Bupati mengatakan, tim kesehatan telah mengamankan orang-orang yang tercatat melakukan kontak erat dengan keluarga tersebut. Pihaknya pun segera melakukan pelacakan lebih mendalam.
Sementara itu, Rektor Unsoed Prof Suwarto mengatakan, kondisi Unsoed sekarang terkendali.
Kondisi pasien yang merupakan dosen tersebut juga dalam keadaan baik dan tampak sehat.
"Kami sudah melakukan langkah-langkah secara cepat untuk mengantisipasi sehingga insyaallah sudah aman. Namun demikian, tetap akan dilakukan pengawasan dan tracing," ungkapnya.
Menurutnya, kampus Unsoed sudah memiliki ada tes PCR yang dapat melindungi seluruh warga dan civitas akademik di Unsoed.
• 35 Santri di Pati Positif Covid-19 setelah Ponpes Gelar Belajar Tatap Muka Tanpa Izin
• Petani di Mandiracan Banyumas Gelar Upacara Bendera di Tengah Sawah
• Pemkab Purbalingga Janji Kembangkan Pendidikan di Pondok Pesantren
Unsoed juga telah membentuk tim pendamping untuk mengawasi menuju tatanan kehidupan baru.
Suwarto mengungkapkan, pihak kampus sudah menerapkan protokol kesehatan sebagaimana SOP yang sudah ada.
Rencananya, bupati juga akan mengunjungi Unsoed pada 18 Agustus dan melihat seperti apa kondisi dan kehidupan di kampus tersebut. (Tribunbanyumas/jti)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/bupati-banyumas-achmad-husein-saat-bersama-rektor-unsoed-prof-suwarto.jpg)