Breaking News:

HUT Ke 75 RI

Rayakan HUT RI, 30 Atlet Panjat Tebing Bentangkan Merah Putih Raksasa di Jembatan Lolong Pekalongan

Sebanyak 30 atlet pemanjat tebing yang tergabung dalam FPTI Kabupaten Pekalongan membentangkan kain merah putih raksasa di Jembatan Lolong, Sabtu.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/INDRA DWI PURNOMO
Atlet panjat tebing membentangkan kain merah putih di Jembatan Lolong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (15/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Sebanyak 30 pemanjat tebing dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Pekalongan, membentangkan kain merah putih raksasa berukuran 10x15 meter di Jembatan Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Sabtu (15/8/2020).

Pembentangan kain merah putih raksasa ini juga diiringi lagu Indonesia Raya dan sikap hormat pengunjung objek wisata Lolong serta warga sekitar yang hadir.

Ketua FPTI Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro mengatakan, pemilihan Jembatan Lolong karena memiliki nilai sejarah.

Jembatan yang berada di ketinggian sekitar 25 meter dan masih digunakan sebagai jembatan penyeberangan antardesa itu dibangun pada masa penjajahan Belanda.

Siswa SMA Ini Dapat Penghargaan setelah Selamatkan Bendera Merah Putih yang Hanyut di Parit

Viral Video Siswa SMP di Solo Merundung Temannya di Alkid, Polisi Amankan Para Pelaku

Start di Urutan 12, Valentino Rossi Masih Optimistis Bisa Naik Podium di MotoGP Austria 2020

Pembentangan kain merah putih itu pun diharapkan dapat mengingatkan kembali akan jasa pahlawan yang telah gugur saat memperebutkan kemerdekaan Republik Indonesia.

"Momen ini untuk memperingati HUT ke-75 RI. Apalagi, sebagai generasi penerus bangsa dan saat ini masih pandemi Covid-19, diharapkan bisa mengisi kemerdekaan lewat hal-hal yang positif," ujar Wahyu di sela kegiatan.

Wahyu mengakui, ada tantangan dalam pembentangan kain merah putih tersebut. Itu sebabnya, atlet yang diterjunkan dan mengemban tugas membentangkan kain haruslah profesional.

Jika salah tindakan, kain tersebut justru dapat berkibar ke atas dan membahayakan pengguna jalan.

"Kami menggunakan dua kain, dalam pembentangan di bawah Jembatan Lolong. Tujuannya, agar bisa menerima angin dari bawah dan tidak naik ke atas. Jadi, kainnya agak transparan," kata Wahyu.

Sementara itu, Kepala Kesabgpol Kabupaten Pekalongan Haryanto Nugroho mengapresiasi apa yang dilakukan FPTI Kabupaten Pekalongan dalam mengobarkan jiwa nasionalisme di HUT ke-75 RI tahun ini.

"Kegiatan untuk memeriahkan peringatan ulang tahun ke 75 Republik Indonesia ini sangat unik dan kami mengapresiasi apa yang sudah dilakukan atlet panjat tebing baik di wilayah Kabupaten Pekalongan ataupun sekitarnya ini," kata Haryanto.

Sambut HUT RI, PT KAI Bagi-bagi Voucher dan Tambah Kereta dari Stasiun Purwokerto. Ini Daftarnya

Paus Beluga Terlihat Tersenyum saat Akan Dipindah ke Laut Lepas

Toko Reparasi AC di Ngaliyan Hangus Terbakar, Dua Mobil Ikut Menjadi Korban

Apalagi, pada bulan kemerdekaan ini masih dalam pandemi Covid-19. Apa yang mereka lakukan itu membuktikan bahwa masyarakat masih punya semangat bertahan dalam melawan Covid-19, satu di antaranya lewat cara membentangkan kain merah putih ini.

"Semangat yang ditunjukkan oleh atlet panjat tebing dalam nuansa kemerdekaan ini sangat luar biasa sekali, apalagi ditengah pandemi Covid-19. Sekali lagi, saya salut dengan semangat nasionalisme yang ditunjukkan oleh para atlet panjat tebing," ujarnya. (dro)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved