Berita Pendidikan

Gubernur Ganjar Ancam Tutup Sekolah, Jika Ada Pembelajaran Tatap Muka Tanpa Izin di Jateng

Gubernur Ganjar mendapatkan laporan bila ada sekolah di beberapa kabupaten yang menggelar kegiatan belajar mengajar tatap muka secara diam-diam.

Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. 

Terancam ditutup

Ganjar kembali memperingatkan, sekolah yang nekat menggelar belajar tatap muka diam-diam akan ditutup.

"Kalau ada yang buka sekolah harus izin ke Bupati atau Wali Kota karena ada kewenangan di sana."

"Kalau belum izin akan kami tutup," ujarnya.

Peserta Didik Kurang Mampu Bakal Dapat Smartphone Gratis, Cara Pemkot Solo Optimalkan PJJ

Bos Mucikari Prostitusi Online Hanya Mengenal Artis Vs Melalui Telepon, Dapat Komisi Rp 8 Juta

Tahap Pertama Menyasar 1 Juta UMKM, Berikut Ini Cara dan Syarat Dapat BLT Rp 2,4 Juta

Penerapan belajar tatap muka harus diiringi dengan pengawasan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

Jangan sampai, klaster penularan Covid-19 muncul di sekolah.

Ganjar pun menceritakan pengalamannya saat bersepeda beberapa waktu lalu.

Dia mampir di salah satu sekolah dasar (SD).

Saat itu, Ganjar melihat siswa SD itu berkumpul.

Dia pun bertanya kepada guru di sekolah tersebut.

Guru tersebut menjelaskan, para siswa itu sedang mengumpulkan tugas yang diberikan.

"Mereka setiap Senin mengumpulkan tugas, saat itu mereka mengambil tugas untuk satu minggu berikutnya."

"Lah itu kalau ketemu kayak reuni, piting-pitingan (rangkul-rangkulan) itu yang bahaya," kata Ganjar.

Ganjar khawatir, aktivitas sekolah itu bisa menimbulkan klaster penularan baru.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved