Breaking News:

Berita Tegal

Tunggakan 49 Pedagang Blok A Pasar Pagi Kota Tegal Masih Rp 1,5 Miliar

Di akhir 2019 para pedagang di Blok A Pasar Pagi Kota Tegal, sempat membayar tunggakan dengan cara mencicil, namun kini kembali membandel.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
DOKUMENTASI - Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono menandatangani penyerahan aset Pasar Pagi Kota Tegal dari PT Sinar Permai di Gedung Adipura Balai Kota Tegal, Senin (13/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Tegal mencatat, sekira Rp 1,5 miliar tunggakan pedagang Blok A Pasar Pagi Kota Tegal, belum terbayarkan.

Tunggakan tersebut berasal dari 49 pedagang yang belum terbayar sejak 2018.

Kabid Pasar Dinkop UKM dan Perdagangan Kota Tegal, Maman Suherman mengatakan, di akhir 2019 para pedagang di Blok A Pasar Pagi Kota Tegal, sempat membayar tunggakan dengan cara mencicil.

Terjadi Lonjakan Kasus Pasien Positif Covid-19 di Kota Tegal, Jumadi: Kebanyakan Tanpa Ada Gejala

Festival Bahari Jazz Digelar Desember, Selama Sebulan di Pantai Alam Indah Kota Tegal

Awasi Medsos Jelang Pilkada Serentak, Polda Jateng Giatkan Patroli Siber, Caranya Seperti Ini

Urus Pengesahan Peraturan Perusahaan Bisa Melalui Online, Pemkot Salatiga Luncurkan Mupakat

Namun memasuki 2020, pedagang kembali membandel dan tidak melakukan angsuran tunggakan.

Maman mengatakan, jika pedagang tidak segera melunasi, pihaknya akan menyerahkan persoalan tersebut kepada kejaksaan negeri sebagai pengacara negara untuk menyelesaikannya.

"Ya kami dan kepala pasar juga tidak bosan melakukan penagihan dan pendekatan ke pedagang."

"Sampai-sampai kami menghampiri rumah pedagang agar mereka mau membayarnya," kata Maman kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (12/8/2020).

Meski demikian, menurut Maman, fakta di lapangan ditemukan persoalan baru.

Banyak pedagang yang kini menempati kios-kios di Blok A Pasar Pagi Kota Tegal, tidak mengetahui tunggakan tersebut.

Alasannya baru saja membeli kios yang sekarang ditempati.

Halaman
12
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved