Minggu, 12 April 2026

Berita Banyumas

Staf KPU asal Banyumas Hendry Jovinski Tewas di Yahukimo Papua

Hendry Jovinski, staf KPU Yahukimo yang tewas di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa (11/8/2020) adalah warga Banyumas, Jawa Tengah.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Ist
Foto Hendry Jovinski, staf KPU Yahukimo asal Banyumas, dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK) di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, pada Selasa (11/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Hendry Jovinski, staf KPU Yahukimo yang tewas di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa (11/8/2020) adalah warga Banyumas, Jawa Tengah. Hendry tewas dibunuh orang tak dikenal (OTK).

Hendry merupakan warga Desa Kedung Malang, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas.

Imam Besar Masjid Agung Semarang KH Ahmad Naqib Noor Al-Hafidz Berpulang

Gara-gara Ponselnya Digunakan Anak Belajar Daring, Bapak di Kebumen Ini Tega Pukul Istri

Pengurus MUI Tingkat Kecamatan Dilantik, KH Abu Chaer Annur: Ada Tiga Peran Mereka di Kota Tegal

Hendry tidak tertahan ketika mengetahui anak kesayangannya itu dibunuh.

"Saya ditelepon dari Jayapura, Papua, nama, dan alamat orang Banyumas. Kemudian, diminta berkordinasi dengan keluarga," ujar Anggota KPU Banyumas, Sudiono, Rabu (12/8/2020).

Lewat Rumah Hebat Fatonah, Agus Sediakan Sekolah Gratis bagi Anak Berkebutuhan Khusus di Karanganyar

Baru Separo Bulan Sudah Ada 20 Napi, Lapas Narkotika Purwokerto Bisa Tampung 270 Orang

Ia mendapatkan, informasi meninggalnya Hendry diterima pada Selasa (11/8/2020), sekira pukul 17.00 WIB.

Seusai mendapat kabar itu, anggota dan staf KPU Banyumas langsung mengabari keluarga Hendry Jovinski.

"Menenangkan keluarga, itu yang sulit. Keluarga juga kaget dan tidak tahu sebelumnya. Korban meninggal sebagai pahlawan karena sedang bekerja di sana yang akan menggelar pilkada," katanya kepada Tribunbanyumas.com.

BREAKING NEWS: Gudang Tiner di Semarang Barat Terbakar, Dua Karyawan Luka-luka

Update Virus Corona Selasa 11 Agustus, Pertama Kalinya Jateng Tidak Masuk di Lima Besar

Sudiono menjelaskan, berdasarkan informasi yang dia terima dari KPU Jayapura, Hendry tengah mengantar temannya berobat saat kejadian berlangsung.

"Jadi, rekan kerjanya ada yang sakit kemudian dibawa berobat, boncengan dari rumah temannya, pulangnya diadang orang tak dikenal," ujarnya. (jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved