Teror Virus Corona
Kasus Kematian Pertama Karena Covid-19 di Kulon Progo, Pasien di RS PKU Yogyakarta
Laki-laki asal Nanggulan itu awalnya tidak menunjukkan gejala sakit meski swab menunjukkan positif terinfeksi SARS CoV-2.
Penambahan tiga kasus ini membuat Kulon Progo mencatat 44 kasus positif Covid-19 sejak pertama terdeteksi di Maret 2020.
Sebanyak 26 pasien sembuh, sementara 17 lainnya dirawat, baik di RSUD Wates, RSUD NAS, dan beberapa RS di luar Kulon Progo.
• Trans Semarang Rencanakan Tambah Satu Freeder Tahun Depan
• Festival Bahari Jazz Digelar Desember, Selama Sebulan di Pantai Alam Indah Kota Tegal
• Mulai Tahun Depan, Semua Sekolah Swasta di Jateng Pasti Dapat Dana Bosda
Satu pasien meninggal dunia
Suspek meninggal Kulon Progo mencatat pula sebanyak 119 kasus suspek karena menunjukkan gejala mengarah Covid-19.
Mengejutkan, bahwa kasus PDP 119 atau pasien terakhir meninggal dunia dengan gejala berat.
Kasus PDP ini perempuan (45) asal Sentolo.
Bahkan ia menunjukkan reaktif rapid test.
PDP 119 meninggal dunia pada Minggu (9/8/2020) pagi di RSUP dr Sardjito.
Rumah sakit sudah melakukan pengambilan tes swab post mortem dan kini menunggu hasil RT-PCR.
“Kasus PDP 119 ini memiliki penyakit asma,” kata Baning.
Dari kedua kematian ini, akan dilaksanakan protokol pemakaman Covid dibantu tim pemakaman yang kerja sama BPBD DIY dan KP.
Sedangkan terhadap semua kontak erat kasus positif hidup maupun meninggal sudah dilakukan tracing, karantina, dan disinfeksi lingkungan.
Swab juga dilakukan pada kontak erat penderita sejak Minggu (9/8/2020) dan dilanjutkan Senin (10/8/2020).
“Kami mengharapkan masyarakat selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan benar."
"Lalu melaporkan semua pelaku perjalanan dan melaksanakan karantina."