Berita Jateng

Ganjar Sebut Dua Penyakit Bawaan Ini Sebabkan Tingginya Angka Kematian karena Covid-19 di Jateng

Ganjar Sebut Dua Penyakit Bawaan Ini Sebabkan Tingginya Angka Kematian karena Covid-19 di Jateng

TRIBUNBANYUMAS/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Tangkapan layar Gubernur Ganjar saat menjadi pembicara pada webinar yang diadakan Sekolah Pascasarjana Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro Semarang, Sabtu (1/8/2020). 

"Dua penyakit utama bawaan yang ada di pasien (Covid-19) dan angka kematiannya cukup tinggi yakni darah tinggi dan gula ( diabetes)." ~ Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pasien terkonfirmasi positif virus corona Covid-19 dapat mengalami kondisi klinis lebih parah jika memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

Komorbid merupakan penyakit bawaan yang sudah diderita pasien sebelum terinfeksi corona.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menuturkan di Jawa Tengah, ada dua penyakit bawaan yang menyumbang angka kematian tinggi terhadap pasien positif Covid-19.

Jaksa Pinangki Terlibat Pelarian Djoko Tjandra, Yanuar: Suaminya Pamen Polri, Harusnya Diperiksa

Resmi, DKPP Nyatakan Bawaslu Purbalingga Tak Profesional Tangani Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN

Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini

Sapi Milik Rudin Laku Rp 110 Juta, Berkah Peternak Jelang Hari Raya Iduladha di Banjarnegara

"Dua penyakit utama bawaan yang ada di pasien (Covid-19) dan angka kematiannya cukup tinggi yakni darah tinggi dan gula ( diabetes)," kata Ganjar saat menjadi pembicara di acara webinar yang diadakan Sekolah Pascasarjana Magister Epidemiologi Universitas Diponegoro Semarang, Sabtu (1/8/2020).

Berdasarkan data hingga Minggu (2/8/2020) yang dikutip pukul 15.30 WIB, data pasien positif corona yang meninggal berjumlah 879 orang.

Sementara, pasien meninggal yang berstatus pasien dalam pengawasan berjumlah 1.613 orang.

Dari jumlah pasien positif meninggal, sebanyak 16 persen memiliki penyakit komorbid diabetes atau gula. Penyakit ini di posisi pertama yang dialami pasien positif corona meninggal

Sedangkan di posisi kedua yakni darah tinggi atau hipertensi yakni 13 persen.

"Beberapa hasil tes kami menunjukkan dua penyakit itu memiliki korelasi terhadap itu (kematian)," tandasnya.

Sedangkan penyakit penyerta lain yang dialami pasien meninggal dunia dengan status positif corona yakni gagal jantung di posisi ketiga, berurutan ada stroke, ginjal kronis, jantung koroner, dan sebagainya.

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar mengingatkan masyarakat agar saling menjaga. Hal itu sesuai dengan konsep gerakan Jogo Tonggo yang berbasis masyarakat.

"Jogo Tonggo ini untuk mendorong kekuatan masyarakat. Terbukti masyarakat Indonesia didaulat sebagai masyarakat yang paling suka tolong menolong," ujarnya. (mam)

HOAKS: Jus Jahe dan Lada Hitam Bisa Obati Covid-19

Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?

4.500 ASN Pemkot Salatiga Bakal Terima Gaji ke 13, Dicairkan Bulan Ini

Kabar Gembira, Gaji ke-13 PNS Cair Agustus 2020, Tjahjo: Kira-kira 4,1 Juta ASN yang Terima

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved