Berita Banyumas
Luas Cuma 100 Ubin Bisa Hasilkan 2,5 Ton Melon, Begini Kagumnya Erna Husein di Karangcegak Banyumas
Masyarakat Karangcegak saat pandemi Covid-19 masih bisa tetap produktif, khusunya di bidang pertanian, melalui budidaya melon.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyumas, Erna Husein memanen melon bersama petani binaan Koperasi Mitra Niaga Syariah di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Kamis (30/07/2020).
Panen melon dihadiri Kepala BPBD Titik Puji Astuti, perwakilan dari Dinas Pertanian dan Camat Sumbang Purjito.
Saat tiba di lokasi panen, Erna bersama Kepala BPBD dan Camat Sumbang langsung mengelilingi kebun melon milik petani, binaan dari Koperasi Mitra Niaga Syariah.
• Warga Kembali Geruduk Balai Desa Pejogol, Sebulan HR Belum Undur Diri, Perselingkuhan di Banyumas
• Dua Anak Kandungnya Dicabuli Sejak 2019, Terbongkar Saat Gadis Asal Purwokerto Ini Izin Mau Kuliah
• Warga Salatiga Disarankan Salat Iduladha Jangan di Lapangan, Cukup Masjid Dekat Tempat Tinggal
• Pelaku Penipuan Modus Gandakan Uang Ditangkap di Madiun, Kini Menginap di Rutan Mapolresta Banyumas
Erna yang juga merupakan Bunda Rumah Tangga Siaga Bencana ini terlihat kagum dengan hasil panen para petani Karangcegak.
Setelah memanen beberapa buah, Erna juga mengelilingi kebun seluas 100 ubin itu.
Ia mengatakan, masyarakat Karangcegak saat pandemi Covid-19 masih bisa tetap produktif, khusunya di bidang pertanian.
Sehingga pada Kamis (30/7/2020), dirinya bersama petani dan koperasi bisa memanen melon.
"Ini merupakan inovasi baru bagi masyarakat Karangcegak."
"Kami melihat di beberapa tempat melon tidak sebesar ini," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (30/7/2020).
Hal ini dikarenakan petani melon ini sudah menggunakan teknologi untuk belajar maupun membeli bibit.
Hal ini juga merupakan langkah besar bagi pembangunan pertanian di Kabupaten Banyumas.
Meski mengakui proses masih manual tetapi untuk perluasan ke depannya akan menggunakan alat karena menghemat biaya tenaga kerja.

Erna Husein juga berterima kasih kepada para petani, penyuluh, dan koperasi yang bisa mendampingi para petani.
Sehingga mereka bisa memproduksi melon dengan lahan 100 ubin menghasilkan 2,5 ton melon.
Dia juga meminta kepada dinas pertanian melalui penyuluh agar bisa membimbing para petani agar bisa menjadi lebih baik dan sukses.