Gara-gara Tiktok, Lima Wanita Influencer di Mesir Ini Dipenjara

Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman penjara dua tahun kepada lima influencer wanita karena berjoget di TikTok.

Editor: rika irawati
TIKTOK MOWADA AL ADHAM via DAILY MAIL
Mowada Al Adham, influencer Mesir yang dipenjara karena mengunggah video jogetnya di TikTok. Ia ditudung telah melanggar norma sosial dengan memamerkan lekuk tubuhnya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAIRO - Pengadilan Mesir menjatuhkan hukuman penjara dua tahun kepada lima wanita influencer karena berjoget di TikTok.

Sumber pengadilan yang dikutip Daily Mail pada Senin (27/7/2020) mengatakan, kelima influencer itu dipenjara karena dituduh melanggar moral publik.

Vonis dijatuhkan kepada Haneen Hossam, Mowada Al Adham, dan tiga influencer wanita lain, setelah mereka mengunggah video jogetnya di TikTok.

"Pengadilan ekonomi Kairo menghukum Hossam, Adham, dan tiga lainnya selama dua tahun setelah mereka terbukti bersalah telah melanggar norma-norma masyarakat," kata sumber tersebut.

Putusan itu termasuk denda masing-masing 300.000 pounds Mesir (Rp 273 juta) tapi pelaku masih dapat mengajukan banding.

Hossam merupakan mahasiswi di Universitas Kairo. Ia ditangkap pada April setelah mengunggah video berdurasi tiga menit, yang berisi tips ke 1,3 juta followers-nya bahwa gadis-gadis dapat mendapat penghasilan dengan bekerja bersamanya.

Lalu, dalam cuplikan video yang ditayangkan aplikasi Likee, influencer tersebut memberi tawaran menggiurkan ke para gadis di atas 18 tahun, untuk membuat live video dan berbicara ke orang asing.

Hossam mendapat pembelaan, satu di antaranya dari feminis Mesir Ghadeer Ahmed.

Menurutnya, Hossam telah menjadi sasaran dari berbagai intimidasi yang dilakukan pihak berwenang.

"Video ini menjadi viral dan beberapa pembawa acara tv serta YouTuber mulai memfitnahnya, mengatakan dia hendak mempekerjakan gadis-gadis muda Mesir sebagai 'pekerja seks digital' yang ilegal dan bertentangan dengan apa yang disebut moralitas masyarakat," katanya.

Sebelum penangkapannya, Hossam mengunggah video yang membela unggahan sebelumnya bahwa dia tidak "memamerkan lekuk tubuhnya".

Ia menambahkan, "Ada aktor-aktor terkenal yang memakai TikTok. Apakah ini berarti mereka bekerja di prostitusi?" ujarnya.

Kemudian, pada Mei, Mowada Al Adham ditangkap karena mengunggah video satir di TikTok dan Instagram.

Ia memiliki total, setidaknya 2 juta followers di kedua media sosial itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved