Berita Regional

3 Wisatawan Danau Tempe Tewas Tenggelam, Perahu Terbalik Gara-gara 1 Kaki Penumpang Menjuntai

3 Wisatawan Danau Tempe Tewas Tenggelam, Perahu Terbalik Gara-gara 1 Kaki Penumpang Menjuntai. 3 korban di temukan di dasar danau tempe di soppeng

grid.id
Ilustrasi korban tenggelam - 3 wisatawan di Danau Tempe, Kabupaten Soppeng, Sulsel, tewas tenggelam setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik. Perahu yang mengangkut 8 penumpang itu terbalik setelah satu kaki dari seorang penumpang menjuntai ke air. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SOPPENG - Gara-gara satu kaki seorang penumpang menjuntai keluar perahu dan menyentuh air, sebuah perahu wisata di Danau Tempe, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) terbalik.

Akibat peristwa tersebut, tiga dari delapan penumpang tewas tenggelam.

Korban selamat dievakuasi oleh para nelayan setempat.

Diduga, perahu wisata tersebut kelebihan muatan, sehingga akhirnya terbalik.

Nenek 78 Tahun Digugat 3 Anak Kandung dan 1 Cucu soal Tanah Warisan: Dasar Durhaka dan Serakah

Kakak Beradik Tewas Tenggelam di Sungai Serayu, Diduga Tidak Bisa Berenang

Kisah Dosen PNS Undur Diri, Kini Vita Sukses Jadi Peternak Kambing di Sleman, Inspirasi Milenial

Pilu, Bidan Hamil Meninggal karena Covid-19, Layananan Rumah Sakit Ditutup 114 Pegawai Dites Swab

Peristiwa yang terjadi pada pukul 11.00 Wita, Minggu (26/7/2020), bermula saat sebuah perahu jenis katinting memuat delapan penumpang yang hendak menghabiskan hari libur di rumah terapung, Toddangsaloe, Kelurahan Limpomajang, Kecamatan Marioriawa.

Nahas dalam perjalanan, perahu terbalik dan mengakibatkan tiga warga Dusun Panci, Desa Bulue, Kecamatan Marioriawa, meninggal dunia.

Ketiga korban tewas adalah Rahmat Hidayat (17), Andi Dede Hardiyah Nugrah (26) dan Muhammad Rizaldi (23) meninggal dunia.

Sementara lima korban selamat masing-masing Burhanuddin (23), Ahmad Firdiyan (12) dan Anca Setiawan serta Jumadi (20).

"Sejak tadi malam dia minta izin mau ke Danau Tempe untuk rekreasi," kata Rasidi (50), orangtua Rahmat Hidayat kepada Kompas.com melalui sambungan telepon.

Informasi yang dihimpun Kompas.com, katinting itu terbalik setelah salah satu penumpang yang juga korban menurunkan kaki ke danau sehingga air masuk ke perahu.

"Baru seratus meter perahu jalan dan ada penumpang yang menurunkan kakinya, jadi masuk air," kata Jumaldi, pemilik perahu.

Ketiga korban ditemukan di dasar danau setelah dua jam pencarian.

Para korban langsung dievakuasi ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Marioriawa untuk dilakukan visum dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga masing-masing.

Sementara penyebab kecelakaan perahu ini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

"Penyebabnya masih dalam penyelidikan dan tiga korban yang meninggal ini diketahui tak tahu berenang," kata AKP Syamsuddin, Kapolsel Marioriawa melalui pesan singkat. (*)

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved